Cendekiawan Muda Harapan Masyarakat Jawa Tengah

Pelantikan MASIKA ICMI Orda Jateng. DOKUMEN PRIBADI

Organisasi bisa menjadi komponen pendukung dalam pembangunan di Indonesia. Mulai dari pendukung dalam merangkai kebijakan dalam pembangunan yang berguna bagi rakyat sampai dengan implementasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasar pada Pancasila, tujuan pembangunan dilaksanakan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Pada hakikatnya, pembangunan di segala aspek perlu dilakukan agar pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya dapat tercapai.

Pembangunan adalah hakikat dari pengamalan Pancasila yang patut diperhatikan. Proses pembangunan nasional sangat membutuhkan partisipasi secara aktif seluruh masyarakat agar tercapai sesuai harapan. Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh kesetiaan dan sikap masyarakat Indonesia terhadap Pancasila.

Dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia diperlukan keikutsertaan seluruh komponen masyarakat dan organisasi demi tercapainya keberhasilan yang diharapkan. Jika komponen tersebut bersinergi maka Indonesia akan meraih kemajuan, keberhasilan dan kesejahteraan yang di dambakan selama ini.

MASIKA ICMI merupakan sebuah akronim dari Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia. MASIKA ICMI disebut salah satu bagian dari organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). MASIKA ICMI memiliki tujuan untuk mengembangkan etos keilmuan dan kecendekiawanan kaum muda muslim Indonesia dengan nilai-nilai kualitas iman, taqwa, pikir, karya, kerja dan kualitas hidup bangsa Indonesia.

Hal tersebut selaras dengan tujuan bangsa Indonesia, salah satunya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Banyak sekali masyarakat Indonesia terutama di Jawa Tengah yang masih belum sejahtera atau miskin. Masyarakat miskin yang ada di Jawa Tengah kebanyakan berada di pedesaan.

Hadirnya MASIKA ICMI Orda Jawa Tengah diharapkan membawa perubahan yang baik untuk membantu bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan Jawa Tengah. Sinergi pembangunan yang dimaksud tidak hanya dari segi pembuatan dan pengawasan kebijakan maupun pembangunan fisik, tetapi sumber daya manusia mumpuni untuk menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang cepat.

Kecepatan perkembangan era digital tidak dapat dibendung sekarang ini. Oleh karena itu, masyarakat desa di seluruh wilayah Jawa Tengah perlu dibangun sumber daya manusianya agar tidak tertinggal dengan era digital ini.

MASIKA ICMI Orda Jawa Tengah dapat membantu pembangunan sumber daya manusia di pedesaan seluruh Jawa Tengah. Hal tersebut ditunjang dengan sumber daya organisasi yang mahir dalam bidang teknologi dan pengembangan pedesaan.

Jika kualitas sumber daya manusia di pedesaan seluruh Jawa Tengah meningkat maka roda ekonomi pedesaan akan kuat. Sehingga, desa akan menjadi beranda indah pembangunan di Indonesia.

MASIKA ICMI Orda Jawa Tengah dapat melakukan pengembangan potensi pedesaan di Jawa Tengah. Selama ini, masih banyak pedesaan di Jawa Tengah yang memiliki potensi kekayaan alam maupun budaya tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

Jika pemanfaatan dapat dilakukan secara optimal maka kelak desa-desa di Jawa Tengah bisa mandiri dan menyejahterakan masyarakat. Salah satunya Desa Ponggok di Kabupaten Klaten yang menjadi desa mandiri di Jawa Tengah sekaligus menjadi desa percontohan di Indonesia.

Pengembangan inovasi yang progresif dari MASIKA ICMI dapat membantu desa-desa di Jawa Tengah untuk lepas landas menghadapi Era Digital. Pengadaan pelatihan dan manajemen sumber daya manusia yang kontinu di desa-desa sangat membantu dalam upaya peningkatan kualitas manusia di pedesaan Jawa Tengah.

MASIKA ICMI Orda Jawa Tengah adalah bibit muda terbaik kaum intelektual yang ada di Jawa Tengah. Hal itu selaras dengan kontribusi secara konkret dalam mengembangkan keilmuan dan kecendekiawanan. Tidak hanya mengembangkan, tetapi mengamalkan dalam tindakan nyata di masyarakat Jawa Tengah yang mayoritas pedesaan.

Islam mengajarkan bahwa umat manusia yang memiliki ilmu diperintahkan untuk mengamalkan ilmunya dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga, ilmu tersebut bermanfaat nyata untuk masyarakat.

Dalam Kitab Ayyuhal Walad, Imam Al Ghazali menyampaikan sabda Nabi Besar Muhammad SAW mengenai ancaman bagi orang berilmu yang tidak bermanfaat bagi orang lain maupun diri sendiri.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Manusia yang paling berat mendapatkan siksa di hari kiamat, yaitu orang yang mempunyai ilmu, yang Allah tidak memberi manfaat atas ilmunya.”

Maka dari itu, insan cendekia muda MASIKA ICMI Orda Jawa Tengah memiliki tantangan untuk mengamalkan ilmunya untuk bersinergi dalam pembangunan Jawa Tengah yang lebih baik. Hal tersebut jika dilaksanakan dan didukung seluruh komponen maka peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah akan tercapai dengan baik.

Kaum intelektual muda Jawa Tengah yang tergabung dalam MASIKA ICMI Orda Jawa Tengah merupakan harapan seluruh masyarakat di Jawa Tengah. Sebagai kaum muda dengan pemikiran visioner, Pemerintah Daerah Jawa Tengah patut merangkul MASIKA ICMI sebagai salah satu poros muda intelektual dalam membahas kebijakan yang pro rakyat, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan keilmuan.

Bahan Bacaan

Rohman, R. 2015. Peran ICMI Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Jurnal UIN Banten

Permana, E. Fuji. 2021. Ancaman Bagi Orang Berilmu Tapi Tidak Diamalkan. https://www.republika.co.id/berita/qn8ern335/ancaman-bagi-orang-berilmu-tapi-tidak-diamalkan. diakses pada tanggal 30 Mei 2022