Produk UMKM Solo Bersiap Go Internasional

Pemerintah Kota Surakarta bekerjasama dengan Shopee Indonesia mendorong potensi UMKM Solo di kancah internasional. SURAKARTA.GO.ID

Keberadaan UMKM saat ini tidak bisa hanya dipandang sebelah mata, dengan semakin menjamurnya produk UMKM terbukti telah berhasil menjadi roda penggerak ekonomi di Indonesia.

Tetapi dengan semakin tingginya persaingan ekonomi di tengah arus globalisasi, para pelaku UMKM harus bisa menyesuaikan diri agar usahanya tetap bisa bertahan.

Dari tahun ke tahun berbagai upaya telah dilakukan, dengan meningkatkan inovasi produk dan jasa, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, serta perluasan area pemasaran menjadi target yang terus diupayakan oleh para pelaku UMKM.

Hal ini dilakukan agar produk-produk UMKM bisa bersaing dengan produk luar yang saat ini sudah membanjiri sentra industri dan manufaktur Indonesia, mengingat UMKM adalah sektor ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.

Meski begitu, UMKM masih memiliki banyak kendala yang harus dihadapinya, salah satu kendala yang dirasakan para pelaku UMKM adalah kurangnya akses informasi, khususnya informasi pasar untuk memasarkan produknya.

Terbatasnya akses informasi pasar ini mengakibatkan rendahnya orientasi pasar dan lemahnya daya saing di tingkat global. Miskinnya informasi mengenai pasar tersebut, menjadikan UMKM tidak dapat mengarahkan pengembangan usahanya secara jelas dan fokus, sehingga perkembangannya mengalami stagnasi.

Perencanaan dan dukungan dari pemerintah sangat diperlukan untuk membantu UMKM menghadapi terpaan arus persaingan global. Terlebih dalam hal pemasaran produk, agar produk UMKM bisa lebih dikenal oleh banyak orang.

Berangkat dari permasalahan ini, Pemerintah Kota Surakarta kemudian menjalin kerjasama dengan Shopee Indonesia untuk membantu mengembangkan potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Shopee Indonesia selaku perusahaan E-commerce telah melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Pemkot Surakarta. Dalam perjanjian kerjasama ini nantinya Shopee Indonesia akan memboyong produk-produk kreatif khas Solo agar bisa dikenal di kancah internasional.

Pameran Produk UMKM di Paris

Dalam pertemuan jumpa pers yang digelar Executive Director Shopee Indonesia, Handhika Jahja, di Joglo Loji Gandrung Surakarta, pada Senin (23/5) pihaknya mengatakan nantinya Shopee akan mengadakan pameran produk-produk UMKM khas Solo, pameran ini akan digelar di Kota Paris, ibu kota Prancis.

Dukungan yang diberikan Shopee Indonesia ini dilatarbelakangi atas keberhasilan Kampus UMKM yang sudah berjalan dengan baik di Kota Solo. Shopee Indonesia kemudian berencana untuk mengenalkan produk UMKM unggulan khas Solo sekaligus budaya dan tradisi Indonesia agar lebih dikenal dunia.

Kota Paris yang menjadi pusat fashion dunia dipilih sebagai tempat pameran UMKM agar bisa dijangkau oleh banyak turis. Sebagaimana orang-orang Eropa, ketika memilih suatu barang selalu dibarengi dengan makna barang tersebut.

Maka, mengingat produk dari Kota Solo yang bernilai kearifan kuat, dirasa akan lebih efektif untuk menarik jumlah penjualannya di Paris.

Pameran produk UMKM ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juni sampai 15 Juli 2022, di Le BHV Marais, Paris. Pameran ini tidak hanya menampilkan berbagai produk UMKM unggulan, tetapi juga akan diadakan pelatihan pembuatan produk dan pertunjukan pagelaran budaya asli Kota Solo.

Dengan partisipasi dari seniman Eko Pece dan juga penyanyi Anggun C.Sasmi. Agenda ini merupakan kolaborasi dari Pemkot Surakarta dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), sementara Shopee Indonesia yang menjembatani hal tersebut.

Adanya kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat internasional terhadap produk UMKM Solo, sehingga dapat mendorong terwujudnya ekspor produk dalam tahap berkelanjutan. Oleh karena itu, menjaga kualitas produk adalah hal yang perlu diperhatikan, agar nantinya bisa tercipta ekspansi bisnis di Kota Solo.