Menumbuhkan Budaya Literasi, Mewujudkan Pembangunan Daerah

Literasi memiliki peranan penting dalam mewujudkan pembangunan. KEMENDIKBUD

Banyak cara dapat digunakan untuk membangun daerah. Selain memaksimalkan potensi lokal, pembangunan perlu pula melibatkan segenap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Dari setiap SKPD itulah, potensi masing-masing bidang dapat teridentifikasi dan dimaksimalkan. Setidak-tidaknya, itulah yang diterapkan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen untuk berpartisipasi membangun Bumi Sukowati.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-268, terhitung mulai tanggal 8-22 Mei 2014, Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen bekerja sama dengan Gramedia Solo Square menyelenggarakan berbagai kegiatan.

Kegiatan-kegiatan itu meliputi sarasehan dan beragam jenis lomba. Kegiatan itu diawali dengan penyelenggaraan Sarasehan Perpustakaan dan Kepustakawanan dengan tema Greget Mbangun Perpustakaan Sekolah di Pendopo Bupati Sragen pada tanggal 14 Mei 2014.

Selanjutnya, beragam jenis lomba diadakan, seperti lomba mewarnai, menghias celengan, mendongeng cerita lokal, dan lomba menulis surat untuk Bupati Sragen. Lomba mewarnai diikuti oleh anak TK/ PAUD. Lomba menghias celengan diikuti oleh siswa SD kelas 3-4.

Lomba mendongeng cerita lokal diikuti oleh siswa SD. Lomba menulis surat diikuti oleh siswa SMP dan SMA. Lomba Menulis Surat untuk Pak Bupati Sragen bertema Perpustakaan Impianku. Agar diperoleh hasil yang optimal dan objektif, Perpusda Sragen menggandeng IGI Soloraya dan MGMP SMP/SMA/SMK sebagai partner dewan juri.

Ketua Panitia Penyelenggara Sragen Book Fair, Bapak Romi Febriyanto Saputro, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya membaca dan melek literasi pada dunia buku. Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat Sragen menjadi lebih cerdas.

Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Kantor Perpustakaan Kabupaten Sragen dan Pemerintah Kabupaten Sragen dan Gramedia Solo Square. Bentuk dukungan itu adalah pembiayaan, penyediaan sarana-prasarana, promosi, dan lain-lain.

Mengenal Perpustakaan Daerah Sragen

Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen lahir pada 17 Mei 1980. Saat ini, Perpusda Sragen berkantor di Jalan Sukowati Barat, Sragen. Kantor ini menempati gedung yang dibagi menjadi beberapa ruang, di antaranya ruang sirkulasi dan layanan komputer gratis di lantai satu dan lantai dua sebagai ruang referensi dan terbitan berkala.

Di bagian belakang terdapat Gedung Broadband Learning Centre, aula untuk komunitas, dan tata usaha. Di belakang kantor akan dibangun Gedung Pancasila Corner yang nantinya akan berfungsi sebagai ruang aktualisasi publik.

Banyak kegiatan dilakukan oleh Perpusda Sragen. Selain melayani peminjaman buku kepada masyarakat umum, Perpusda Sragen juga sering mengadakan beragam pelatihan. Ada pelatihan internet, pelatihan menulis, dan pelatihan bagi pustakawan.

Pelatihan internet menggunakan Gedung Broadband Learning Centre. Masyarakat dilatih agar melek internet. Pelatihan menulis diikuti oleh para murid SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Sragen. Pembinaan komunitas remaja perempuan dan wirausaha diikuti oleh masyarakat umum.

Perpusda Sragen pun mengadakan layanan perpustakaan keliling. Bahkan, baru-baru ini, Perpusda Sragen mendirikan dan atau membina perpustakaan kecamatan, desa, dan sekolah.

Dari beragam usaha untuk meningkatkan kualitas masyarakat terhadap budaya literasi, Perpusda Sragen berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Perpustakaan Umum Kabupaten/ Kota Tingkat Provinsi 2010. Menurut Kepala Perpusda Kabupaten Sragen, Ibu Tri Andiyas Wororetno, keberhasilan ini tak lain disebabkan oleh sinergitas semua komponen di perpustakaan daerah.

Karena semua komponen memiliki niatan yang sama, tujuan itu pun berhasil diraih. Oleh karena itu, beliau berharap agar prestasi ini minimal dipertahankan. Bahkan, beliau mengajak semua komponen agar berusaha meningkatkan sehingga bisa meraih prestasi di tingkat nasional.

Add Comment