Tiwul, Makanan Khas Wonogiri yang Legendaris

Tiwul, makanan tradisional khas Wonogiri. MIDCLASS OUTLET

Wonogiri, sebuah kabupaten yang tidak asing lagi di telinga banyak orang. Kota yang terletak di sebelah tenggara Provinsi Jawa Tengah ini menjadi daya tarik karena luas daratannya rata-rata di kelilingi gunung.

Salah satu daya tarik Kabupaten Wonogiri terdapat pada objek wisatanya, yang dikenal dengan nama Waduk Gajah Mungkur. Tak hanya itu, daya tarik lainnya terdapat pada makanan khas sejak dulu sebagai makanan pengganti nasi yang dikenal dengan istilah tiwul.

Kabupaten Wonogiri yang sering dijuluki sebagai Kota Gaplek, terkenal karena produksi singkongnya. Julukan Kota Gaplek telah didapati sejak dulu atas capaian Wonogiri sebagai penghasil singkong terbesar setiap tahunnya.

Uniknya tiwul juga berasal dari bahan singkong. Sebagai penghasil singkong terbesar, pada akhirnya mendorong masyarakat Wonogiri berinovasi untuk membuat makanan dengan bahan baku yang berasal dari singkong.

Tiwul berasal dari singkong yang dijemur hingga kering, atau biasanya disebut dengan gaplek. Gaplek ditumbuk hingga halus, kemudian dikukus hingga matang. Hasil kukusan inilah yang disebut dengan istilah tiwul.

Seiring berjalannya waktu tiwul terus mengalami perkembangan, dari mulai cara membuatnya hingga menyajikannya. Zaman dulu, tiwul digunakan sebagai makanan pokok pengganti nasi ketika harga beras tidak terbeli oleh masyarakat.

Masyarakat berinisiatif membuat makanan dari bahan baku singkong tersebut, hal ini terjadi pada era penjajahan jepang di tahun 1960-an. Pada masa lalu, tiwul dimakan selayaknya nasi dengan lauk pauk serta sayuran.

Daya tarik tiwul ini terdapat pada pengolahan dan rasanya yang nikmat. Saat ini, tiwul dikenal sebagai jajanan pasar yang sangat merakyat. Tidak hanya di Wonogiri, kini tiwul cukup mudah ditemui di berbagai daerah, terutama di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Makanan ini banyak diminati masyarakat karena rasanya yang beragam, bisa gurih juga ada yang manis karena berbeda bentuk dalam penyajianya.

Kini tiwul disebut sebagai makanan khas Wonogiri yang menjelma menjadi makanan tradisional karena hanya ditemui di pasar-pasar tradisional hingga sekarang.

Tak lekang dimakan oleh zaman kini tiwul semakin mengalami perkembangan dengan banyak macam dan jenisnya. Tiwul kini menjadi daya tarik untuk para milenial dan masyarakat karena inovasinya yang semakin beragam supaya banyak yang mengenal makanan tradisional yang satu ini.

Tentu saja daya tarik di wilayah Wonogiri tidak hanya berhenti sampai di pariwisatanya. Jajanan dan hidangan khasnya juga mengundang selera dengan beragam bentuk dan penyajiannya, salah satunya yang terdapat pada tiwul sebagai makanan tradisional khas wonogiri yang juga memiliki daya tarik tersendiri.

Add Comment