Kupas Tuntas Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik)

Poster buku Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik). SURAKARTA INSTITUTE

Apakah Anda sedang mencari referensi yang lengkap dan mendalam mengenai analisis Chi-Square untuk penelitian sosial? Jika ya, buku Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik) inilah jawabannya. Edisi kedua buku ini berhasil dicetak oleh Pandiva Buku pada tahun 2020 lalu, membuktikan efektivitasnya pada bidang statistika yang tidak diragukan lagi.

Penulis buku adalah seorang pengajar ilmu sosial (ilmu ekonomi) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), bernama Yuni Prihadi Utomo. Penulis awalnya menulis buku untuk penelitian bidang sosial. Namun, karena dalam proses penulisan terdapat beberapa bab yang menggunakan kasus bidang medik, judul buku kemudian diberi tambahan (dan Medik).

Minimnya buku atau teks yang membahas tentang analisis Chi-Square secara khusus, baik dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia, juga menjadi alasan yang melatarbelakangi penulisan buku setebal 50 halaman ini.

Analisis Chi-Square pada dasarnya merupakan analisis statistik yang dipakai untuk melihat adanya perbedaan proporsi atau frekuensi relatif pada berbagai kategori atau kelompok. Analisis Chi-Square menggunakan frekuensi sebagai dasar perhitungan berbagai statistik yang digunakan untuk melakukan uji hipotesis tentang berbagai hal. Oleh karena itu, analisis Chi-Square termasuk analisis statistik non-parametrik.

Meski distribusi Chi-Square pertama kali diperkenalkan oleh pakar statistik Jerman Friedrich Robert Helmet, uji Chi-Square pertama kali dipergunakan oleh Karl Pearson pada tahun 1900. Uji Chi-Square paling populer adalah uji Chi-Square Pearson yang juga disebut sebagai uji Chi-Squared.

Contoh klasik dari uji Chi-Square adalah uji kewajaran (fairness) hasil pelemparan sebuah dadu, yakni menguji hipotesis apakah enam alternatif yang mungkin muncul dari pelemparan sebuah dadu memiliki probabilitas yang sama untuk terjadi.

Selama ini, kajian statistika yang identik dengan data berupa angka, rumus, dan tabel sering kali dianggap rumit dan dalam mengolahnya diperlukan effort lebih. Akibatnya, banyak sekali yang menganggap statistika sebagai bidang yang susah untuk dipelajari dan dipahami.

Padahal, analisis Chi-Square pada khususnya, sebenarnya memiliki beragam ukuran statistik pendukung, yang jika dipakai secara komprehensif, akan memungkinkan analisis Chi-Square diaplikasikan dalam bidang penelitian yang cukup luas.

Dengan adanya buku Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik) yang dikemas secara lengkap ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa, dosen, peneliti, atau pembaca dalam memahami materi dengan mudah. Selain itu, mampu menambah kepercayaan diri pembaca dalam mengerjakan analisis Chi-Square.

Terdapat delapan bab yang dimuat dalam buku ini, dengan masing-masing bab dibahas secara berurutan dan rinci. Bab 1 membahas Pendahuluan, Bab 2 Tabel R x C dan Analisis Chi-Square, Bab 3 Symmetric Measures dan Directional Measures, Bab 4 Analisis Chi-Square Dengan Variabel Layer, Bab 5 Odd Ratio dan Relative Risk Tabel Tabulasi Silang 2×2, Bab 6 Ukuran Kesesuaian Kappa, Bab 7 Ukuran Korelasi dan Asosiasi Pada Variabel Ordinal, dan Bab 8 Jika Data Sudah Dalam Bentuk Tabel Tabulasi Silang.

Sebagai contoh, Bab 4 buku membahas Analisis Chi-Square dalam Variabel Layer. Dalam bab tersebut, disampaikan tujuan, data, tema riset, instruksi SPSS, serta keluaran analisis dan pembahasan.

Tujuan Analisis Chi-Square dalam Variabel Layer ditulis oleh penulis dengan singkat dan merujuk pada intinya, ‘Seperti telah diuraikan dalam di muka, analisis Chi-Square adalah analisis bivariate, karena itu jika terdapat tiga variabel kategorikal, bisa dilakukan analisis Chi-Square secara berjenjang, yakni melakukan analisis Chi-Square dengan variabel layer, atau melakukan analisis Chi-Square secara per kelompok.’

Data yang sediakan yaitu, ‘Berkas data SPSS yang dipakai adalah Marital.sav, yang memiliki tiga variabel marital (Marital Status), sex (Gender) dan life (View of Life). Variabel marital berskala pengukuran nominal, dengan nilai-nilai: 1 “married”, 2 “widowed”, 3 “divorced”, 4 “separated”, 5 “never married”, dan 9 adalah data missing (NA “Not answered”). Variabel sex berskala pengukuran nominal dengan nilai-nilai: 1 “Male”, 2 “Female”. Variabel life berskala pengukuran ordinal dengan nilai: 1 “Dull”, 2 “Routine”, 3 “Exciting”, serta 0, 8 dan 9 adalah data missing (NAP “Not appropriate”, DK “Don’t know was chosen”, NA “Not answered”).’

Setelah itu, diterangkan tema riset, ‘Menganalisis apakah terdapat perbedaan relasi antara status pernikahan (variabel marital) dengan pandangan atau sikap responden terhadap kehidupan (variabel life) di antara responden pria dan responden wanita (variabel sex).’

Pada Bab 5 Odd Ratio dan Relative Risk Tabel Tabulasi Silang 2×2 yang dibahas di halaman 23, langkah-langkah analisis sama seperti pada Bab 4. Adapun tujuan disebutkan sebagai ‘Mempelajari analisis Odd Ratio dan Relative Risk. Pada tabulasi silang 2×2, analisis Odd Ratio dan Relative Risk cenderung lebih banyak dipakai, karena lebih mudah diinterpretasikan dibanding statistik Chi Square.

Diperoleh data sebagai berikut, ‘Berkas data yang dipakai adalah Cancer.sav, yang memiliki dua variabel. Variabel cancer berskala nominal, dengan nilai-nilai: 1 “yes”, yang menunjukkan responden terkena kanker paru-paru, dan 0 “no”, yang menunjukkan responden tidak terkena kanker paru-paru. Variabel smoking memiliki skala pengukuran yang sama, dengan nilai-nilai: 1 “yes”, yang menunjukkan responden adalah perokok, dan 0 “no”, yang menunjukkan responden bukan perokok.

Setelahnya disimpulkan tema riset, ‘Menganalisis apakah terdapat keterkaitan antara kebiasaan merokok (variabel smoking) dengan risiko terkena penyakit kanker paru-paru (variabel cancer).

Pada kedua bab tersebut, pengolahan data selanjutnya dijabarkan secara rinci dengan tabel dan pembahasan, hingga kemudian diperoleh hasil akhir. Demikian halnya dengan kasus-kasus penelitian lain yang dijadikan contoh oleh penulis.

Kelebihan Buku

Anda mungkin bertanya-tanya mengenai kelebihan buku Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik) yang disusun oleh dosen UMS ini.

Pertama, Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik) berbeda dengan buku statistika pada umumnya yang cenderung menerangkan berbagai metode analisis penelitian dalam satu jilid. Buku ini secara khusus mengupas tuntas materi tentang analisis Chi-Square untuk penelitian sosial dan medik, sehingga pembaca akan lebih mudah fokus pada topik bahasan.

Kedua, penulis berusaha membantu pembaca dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan analisis Chi-Square untuk penelitian sosial dan medik melalui contoh. Dalam hal ini, uraian materi dalam buku ditulis dengan menyertakan kasus-kasus penelitian yang biasa terjadi di lapangan. Software SPSS digunakan untuk menunjukkan bagaimana data disiapkan dan analisis Chi-Square untuk setiap kasus penelitian dilakukan.

Seluruh elemen hasil analisis kemudian dibahas dan diinterpretasikan langkah demi langkah. Berbagai rumus nilai atau koefisien statistik dalam analisis Chi-Square disajikan dan diberi ilustrasi panjang lebar, sehingga filosofi dan fungsi dari setiap nilai statistik bisa tergambarkan secara baik. Ditambahkan pula daftar tabel, daftar pustaka, dan indeks.

Ketiga, dari segi kemanfaatan buku, sebagai tenaga pengajar ilmu sosial yang lekat dengan masalah penelitian, penulis tentu ingin menunjukkan bahwa analisis Chi-Square juga dapat diterapkan pada penelitian sosial dan medik. Buku yang ditulisnya dapat dijadikan referensi oleh peneliti atau pembaca yang berencana atau sedang menggarap analisis Chi-Square.

Keempat, dari segi bahasa dan penulisan, penulis menggunakan bahasa yang mudah dicerna oleh pembaca. Pemilihan jenis dan ukuran huruf pada subjudul dan teks diberi variasi, dengan spasi antar paragraf yang tepat sehingga tidak terkesan ruwet. Tampaknya, penulis ingin pembaca bisa menemukan pembahasan yang sedang dicari dengan mudah dan cepat.

Di samping itu, penulis juga langsung menyampaikan pokok bahasan tanpa perlu menggunakan kalimat yang bertele-tele. Hal ini tentu sangat penting adanya dalam sebuah buku, sehingga pembaca tidak melakukan kesalahan penafsiran atau mengalami kebingungan ketika memahami maksudnya.

Buku Analisis Chi-Square untuk Penelitian Sosial (dan Medik) rekomendatif bagi pihak-pihak yang hendak melakukan penelitian di bidang ilmu sosial dan medik dengan menggunakan analisis Chi-Square. Buku ini mengupas tuntas materi analisis Chi-Square sehingga dapat dijadikan referensi yang tepat.