Boyolali dengan Segala Kuliner Khasnya

Alun-alun Kabupaten Boyolali. DPUPR BOYOLALI

Boyolali, jika orang mendengar kata Boyolali, pasti di pikiran mereka langsung muncul dengan ‘Kota Susu’. Ya, salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini merupakan kota penghasil susu terbesar di Jawa Tengah, sesuai dengan simbol dari kota ini yaitu sapi perah.

Boyolali termasuk Solo raya secara administratif. Meski termasuk kabupaten dengan luas yang tidak terlalu besar, Boyolali memiliki banyak keunggulan seperti seni budaya dan kuliner yang khas.

Jika mau ke Solo atau Semarang, Boyolali adalah jalur penghubungnya. Boyolali memiliki tagline yang sangat menggambarkan identitas dari kota ini, yaitu ‘Boyolali Tersenyum’, yang artinya Boyolali adalah kota yang tertib, elok, rapi, sehat, nyaman untuk masyarakat. Menarik, bukan?

Selain terkenal dengan sebutan Kota Susu, Boyolali juga terkenal dengan makanan khasnya yang melimpah jenisnya. Jenis kuliner di Boyolali sangat beragam. Ada menu-menu yang sebenarnya terdapat di kota-kota lain, namun ada ciri yang membedakannya.

Contohnya, seperti makanan yang banyak dijumpai di kota-kota lain, yaitu soto. Boyolali memiliki warung makan soto yang melegendaris yaitu Soto Mbok Giyem.

Soto Mbok Giyem sendiri merupakan warung soto yang sudah melegenda karena kesegaran Soto Seger Mbok Giyem, sudah terkenal sejak tahun 1950. Telah melegenda di Boyolali, tidak pernah berubah hingga kini. Harganya pun terkenal murah dengan isian yang komplit. Semangkuk soto seger campur berisi irisan daging ayam atau daging sapi ditambah toge, kentang goreng, nasi, dengan topping bawang merah goreng dan perasan jeruk nipis.

Selain Soto Mbok Giyem yang berkuah dan segar, Boyolali juga memiliki sayur pedas yang bernama sambal tumpang. Sambal tumpang sekilas mirip dengan sambal pecel. Banyak orang yang mengira keduanya sejenis.

Makanan khas Boyolali yang satu ini memang mirip. Perbedaannya terletak pada sambal lethok. Sambal lethok ini adalah sambal yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, kencur, daun salam, garam, dan cabai sesuai selera.

Makanan khas Boyolali berbahan dasar tempe bosok atau busuk ini memiliki rasa yang sangit. Namun, rasa sangit itu bisa berubah menjadi sangat nikmat setelah diolah dengan bumbu-bumbu khas dan menjadikannya Sambal Tumpang.

Sambal tumpang nan pedas nikmat ini sangat cocok dikonsumsi saat cuaca dingin atau pagi hari. Apalagi menikmati sambal ini dengan suguhan nasi hangat. Pasti suasana pagi begitu nikmat.

Makanan khas Boyolali ini sangat cocok disandingkan dengan lauk apa saja. Namun, lauk yang paling nikmat disandingkan dengan sambal tumpang adalah telur, tempe, bakwan, rambak, kerupuk, dan daging ayam.

Tahu Susu

Makanan khas Boyolali selanjutnya adalah tahu susu. Mungkin beberapa dari kalian ada yang berpikiran kalau tahu susu adalah tahu yang dimakan dengan susu. Namun, bukan seperti itu, tahu susu yang saya maksud adalah tahu yang terbuat dari susu.

Tahu susu merupakan tahu yang terbuat dari susu. Namun, bukan sembarang susu yang dipakai untuk membuat tahu susu. Bahan pokok yang digunakan adalah susu sapi pertama yang baru melahirkan.

Sapi yang baru saja melahirkan umumnya mengeluarkan susu yang tidak laku dijual karena warnanya yang menguning dan berbau amis. Akan tetapi, kandungan gizi yang terdapat dalam susu tersebut sangatlah tinggi.

Agar tidak sia-sia terbuang, masyarakat kemudian mengolahnya kembali menjadi camilan bergizi yang lezat.

Setelah puas dengan makanan, sekarang kita beralih ke minuman khas Boyolali. Apa lagi kalau bukan susu segar. Buat kamu yang sedang atau mau berkunjung ke Boyolali, jangan lupa menyempatkan waktu untuk nyusu.

Sebagai Kota Susu, Boyolali memang dikenal dengan produk minuman putih menyehatkan itu. Susu segar adalah produk andalan di Boyolali. Minuman ini menjamur bahkan sampai Solo.

Kalau malam, banyak penjual yang menjajakan susu segar di tenda-tenda dengan tambahan aneka gorengan dan dan tusukan yang enak-enak. Susu segar Boyolali pun dimodifikasi dengan rasa-rasa lain yang enak, seperti coklat, green tea, mocca, dan banyak lagi.

Selain sehat juga enak, loh. Salah satu tempat nyusu terbaik di Boyolali adalah Susu Segar Mas Bejo. Warung kaki lima yang berlokasi di Jalan Pandanaran 241 ini memang jarang terlihat sepi. Olahan susu murni yang khas ala warung tersebut serta harganya yang super murah tentu menjadi daya tarik tersendiri.

Iya, warung yang cukup terkenal ini memang menjadi salah satu rujukan bagi para pecinta susu di Boyolali, tidak cuma masyarakat lokal, tetapi juga pelancong yang kebetulan singgah di Boyolali.

Warga Boyolali sendiri masih banyak yang mengonsumsi makanan khas daerah mereka sebagai makanan sehari-hari. Hal ini terbukti dari warung-warung yang menyediakan makanan-makanan khas seperti di atas yang tidak pernah sepi dari pembeli setiap harinya.

Karena masyarakat Jawa sendiri merupakan masyarakat yang tidak memilih-milih dalam hal makanan.

Add Comment