Forum UMKM Surakarta, Sinergi Memperkokoh Ekonomi Rakyat

Dari sekian komunitas UMKM yang berada di Kota Bengawan, Forum Usaha Mikro Kecil Menengah Surakarta yang disingkat Forum UMKM Surakarta, bisa menjadi pilihan wadah bagi para pelaku UMKM yang berkeinginan untuk maju dan mandiri. Berbagai pelaku UMKM dari berbagai usaha, seperti kuliner, kriya, fashion, maupun jenis jasa misalnya desain, fotografi, atau yang lain, telah menjadi anggota.

Forum UMKM Surakarta bisa dijadikan sebagai media silaturahmi, komunikasi, dan berbagi informasi mengenai apa saja yang terkait dengan dunia usaha dan UMKM. Cikal bakal organisasi ini bermula dari Forum UMKM Jawa Tengah Cabang Surakarta.

Pada pertengahan tahun 2016, Cabang Surakarta mengundurkan diri karena tidak satu visi lagi dengan Forum UMKM Jawa Tengah. Beberapa pelaku usaha kemudian berkumpul mengadakan rapat dan berinisitif mendirikan organisasi dengan nama Forum Usaha Mikro Kecil Menengah Surakarta yang sekarang lebih dikenal dengan nama Forum UMKM Surakarta dengan keanggotaan meliputi pelaku usaha di wilayah eks-Karesidenan Surakarta.

Secara legal Forum UMKM Surakarta berdiri pada tanggal 18 April 2017 sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM dengan nomor AHU-0008683.AH.01.07.TAHUN 2017.

Dalam usia yang masih muda, Forum UMKM Surakarta telah banyak melakukan berbagai kegiatan, baik di bidang kuliner, craft, dan fashion. Misalnya, beberapa kali Latihan Bareng Kuliner, Lomba Masak Bersama Bright Gas di Hotel Haris Surakarta, serta beberapa kali Cooking Class.

Di bidang craft dan fashion digelar Pelatihan Relief Kaleng Bekas, Pelatihan Lukis Kaos, Pelatihan Membatik, Pelatihan Ecoprint Pounding, Workshop Bersama, Pelatihan Ecoprint Steam, juga Pelatihan Pembuatan Video Iklan Fashion.

Kegiatan lainnya yaitu Solo Trade Expo oleh Dinas Perdagangan pada tahun 2018 dan 2019, Soloborasi oleh Dinas Pariwisata bertempat di Loji Gandrung, Pelatihan Marketing Online dan Sosialisasi Kebijakan Perdagangan, Pelatihan Akuntansi yang diselenggarakan bersama Magister Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Ada lagi, Pelatihan Boga yang diselenggarakan oleh Balatkop Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Tengah, Pelatihan Marketing Online bekerja sama dengan Shopee, Pelatihan Strategi Pemasaran Melalui Media Online yang diselenggarakan bersama Kementerian Perdagangan.

Forum UMKM Surakarta menjalin kemitraan dengan individu maupun berbagai instansi, seperti Mahasiswa Doktoral Durham University Inggris, Glodok Plaza Jakarta, STIE AUB, Magister Akuntansi UMS, MOR IV PT Pertamina (Persero), dan PKBM Homeschooling Kak Seto Solo.

Bagi pelaku UMKM yang belum bergabung, dan ingin bergabung, syaratnya mudah, yakni pelaku usaha dan berkenan datang ke sekretariat di Jalan Pajajaran Selatan RT 03 RW 13 No. 40a, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, lalu mengambil dan mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan pas foto 3X4, 1 lembar, salinan KTP 1 lembar, foto produk 3 lembar, dan menyertakan 2 rekomendasi dari pelaku UMKM yang telah menjadi anggota Forum UMKM Surakarta.

Pandemi dan Semangat Kebersamaan

Dalam dua tahun belakangan, saat pandemi Covid-19 muncul, Forum UMKM Surakarta terus ‘Membangun Spirit Kebersamaan’. Spirit kebersamaan yang berakar dari tradisi Gotong Royong, menjadi sangat urgen dalam hidup bersama sebagai mahkluk sosial, terlebih di tengah kelesuan dunia usaha, ekonomi yang stagnan akibat pandemi.

Kebersamaan akan dapat tercipta dan terjaga kalau ada visi, misi, dan cita-cita bersama, yakni menjadi pelaku-pelaku usaha mandiri, maju sebagai dasar yang kokoh untuk memperkuat ekonomi rakyat.

Kebersamaan bukan berarti melebur menjadi satu, untuk meniadakan satu sama lain, melainkan saling bersinergi, memperkuat jaring-jaring pengaman usaha, saling menopang, memperkuat identitas usaha dalam bangunan Forum UMKM Surakarta.

Kebersamaan berarti membangun komitmen untuk saling terbuka, jujur. Terbuka dari awal, sehingga kita tidak terjebak dalam usaha dan akan merugikan salah satu pihak.

Kebersamaan untuk saling bekerjsa sama, saling memberi manfaat untuk tumbuh berproses menjadi kekuatan usaha, menemukan berbagai kemudahan dan akses untuk menjalaninya dengan riang gembira, serta menemukan peluang-peluang baru dengan orang-orang baru yang memiliki berbagai kemungkinan untuk dapat saling memberi manfaat dalam menopang usaha, sekaligus membuka peluang alternatif bagi usaha baru di masa depan.

Karena itu, para pelaku usaha yang bergabung dalam Forum UMKM Surakarta harus mampu menyingkirkan egoisme dan memiliki kerendahan hati, sehingga bisa saling bertukar pikiran maupun pengalaman usaha dalam menghadapi suatu masalah, baik itu menyangkut manajemen, pembiayaan, pemasaran, maupun hal-hal teknis seputar laporan kekuangan, packing, penggunaan jasa kurir, dan sebagainya.

Dari saling berbagi pikiran dan pengalaman akan menciptakan kehangatan hubungan, yang menumbuhkan saling kepercayaan. Hal tersebut pada giliranya dapat memunculkan kreativitas, menciptakan kerja sama dalam memecahkan persoalan yang dihadapi pelaku UMKM, menjaga atmosfer keberlangsungan lingkungan usaha, dan mempercepat suatu pekerjaan.

Para pelaku UMKM, khususnya yang tergabung dalam Forum UMKM Surakarta dapat survive, tumbuh maju, dan mandiri, sebagai basis ekonomi rakyat. Dalam konteks yang lebih besar mampu menciptakan akseleasi pemulihan ekonomi rakyat setelah menghadapi pandemi Covid-19.