Domain Desa di Klaten Telah Capai Setengah dari Target Keseluruhan

Foto: Ilustrasi

Jatinom– Diskominfo Klaten menyatakan melalui Kepala Dinas bahwa target untuk nama domain desa berjumlah 391 desa yang akan didaftarkan ke PANDI di Jakarta sudah mencapai jumlah 200 desa dengan mengumpulkan surat kuasa dan pernyataan sebagai syarat baku mendaftar di PANDI. Jumlah tersebut saat ini sedang di proses oleh Diskominfo dan di daftarkan secara online.

Amin Mustofa selaku Kepala Dinas Kominfo Klaten mengungkapkan sudah memfasilitasi desa untuk melakukan pendafataran nama domain agar pelaksanaan kegiatan bisa sesuai target yang diharapkan.

“Mulai tahun ini (2021) Dinas Kominfo menfasilitasi pendaftaran domain website desa di Klaten. Karena sesuai Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2015 tentang Registrasi Nama Domain, semua domain website pemerintah termasuk milik desa harus resmi tercatat di PANDI Jakarta. Hal ini dimaksudkan untuk ketertiban dan tanggung-jawab pengelolaan.” Ungkap Amin di ruang kerjanya.

Secara resmi surat dari Dinas Kominfo telah dikirimkan ke desa-desa melalui camat untuk setelahnya dikirim ke semua desa disetiap kecamatannya supaya segera mengumpulkan berkas syarat pendukung sebagai langkah awal mendaftarkan diri ke Lembaga Pendaftaran Nama Domain Indonesia (PANDI).

“Dinas Kominfo Klaten berusaha membantu pemerintah desa dalam pengelolaan informasi. Minimal fasilitas-fasilitas dasar itu harus dibangun dulu. Nanti berikutnya kami masuk ke tata kelolanya” jelasnya.

Nama Domain Sebagai Alamat Desa

Pencapaian dari Diskominfo Klaten sudah cukup baik, mengingat dari jumlah 391 desa yang ditargetkan sebanyak 200 desa telah mengumpulkan syarat baku seperti surat kuasa dan pernyataan. Nama domain sudah selayaknya jadi perbincangan di kalangan masyarakat yang ingin desanya berkembang terutama melalui jejaring sosial via internet. Domain sendiri seperti alamat rumah yang sangat penting agar orang yang ingin mengetahui rumah kita punya akses untuk mencapai halaman rumah kita.

Klaten memiliki banyak rujukan desa wisata, dimana nama domain yang didaftarkan bisa menjadi alamat supaya orang-orang yang ingin menggali informasi dan mencari tahu letak desa mudah mengaksesnya. Dengan harapan mampu menambah daftar pengunjung atau menaikkan jumlah penjualan untuk desa yang bergerak di bidang bahan pangan dan lain-lain.

Harapan Besar Untuk Kemajuan Desa

Kepala Bidang Informatika Dinas Kominfo Klaten Ali Surakhmad mengungkapkan proses pendaftaran ke PANDI dilakukan secara on line. Harapannya nanti transparansi dan akuntabilitas jalannya pemerintahan, khususnya di desa bisa meningkat.

“Tantangannya adalah update data. Karena membangun website itu mudag, tapi terpenting ada mengelola dan mengisi website itu dengan konten informasi yang baik. Semoga dalam waktu tidak lama setelah didaftarkan, semua desa segera memiliki website. Dengan pendaftaran domain ini, Dinas Kominfo Klaten menfasilitasi hosting web, database dan servernya. Jadi sekedar untuk transparansi ABPD desa tidak harus melalui baliho, cukup di PPID desa melalui website masing-masing” ujarnya.