Pasar dan Pusat Perbelanjaan di Wonogiri Buka dengan Catatan

Humas: Pemkab Wonogiri

Wonogiri- Selama program Jateng di Rumah aja berlangsung diberlakukan Sabtu dan Minggu (6-7/2), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memperbolehkan pasar dan pusat perbelanjaan beroperasi dengan beberapa catatan yang mesti diperhatikan oleh para pedagang di tempat terkait.

Di luar pasar dan pusat perbelanjaan, Pedagang Kaki Lima PKL yang berjualan pada malam hari juga tetap diperbolehkan buka. Namun syaratnya catatan jam operasional sesuai dengan ketentuan Surat Edaran Bupati Wonogiri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Joko Sutopo Bupati Wonogiri, Jumat (5/2) pekan ini menjelaskan pihaknya mengambil jalan tengah untuk menyikapi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka menekan persebaran Covid-19 yakni program Jateng di Rumah Saja, bahwa Pasar dan pusat perbelanjaan tetap boleh beroperasi seperti halnya yang sudah diatur dalam PPKM.

“Maksud dari mengambil jalan tengah yakni dalam waktu yang bersamaan program PPKM dari pemerintah pusat masih berlangsung, kebijakan dengan mengambil jalan tengah merupakan upaya paling realistis yang bisa dilakukan dalam menghadapi program Jateng di Rumah Saja,” kata Bupati.

Dalam regulasi PPKM tidak mengatur ihwal penutupan pasar dan toko modern secara masif, namun ada pengaturan khusus berkaitan dengan jam operasional. Pemkab saat ini juga menempatkan petugas gabungan dari Satgas untuk turut mengawasi protokol kesehatan di pasar selama Jateng di Rumah Saja.

“Kalau upaya menutup pasar selama dua hari tidak memungkinkan, karena dalam penerapannya nanti banyak pelanggaran. Sementara itu tidak ada sanksi yang pasti bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut. Maka dalam hal ini, kami tidak menerbitkan Surat Edaran mengenai program Jateng di Rumah Saja, karena dalam mengeluarkan SE harus ada acuan. Jika mengacu pada SE Gubernur, pasar harus tutup. Namun jika mengacu SE Kemendagri, pasar diperbolehkan beroperasi,” katanya.

Bupati menambahkan bahwa Gubernur Jateng juga telah mengeluarkan pendapat bahwa pasar tetap buka tidak masalah. Kebijakan dikembalikan berdasarkan situasi terkini di masing-masing daerah. Sehingga kebijakan ini nanti diharapkan tidak merugikan kondisi perekonomian daerah.

“Maka daripada menimbulkan kegaduhan dan spekulasi di masyarakat, kami tekankan fungsi pengawasan di pasar,” katanya.

Dengan adanya SE Gubernur tentang Jateng di Rumah Saja, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menilai dapat dijadikan momentum untuk mengingatkan masyarakat yang saat ini sudah mulai lengah dan bosan dalam menerapkan protokol kesehatan, mengingat saat ini transmisi penularan Covid-19 meluas dan angka penularannya tinggi.