Air Terjun Gemulai dan Air Terjun Gandul Jatinom, Objek Wisata Alam Klaten yang Memukau

Foto: Digstraksi

Jatinom– Warga Klaten dan sekitarnya patut berbahagia karena keberadaan dua objek wisata alan di Klaten, yaitu Air Terjun Gemulai dan Air Terjun Gandul Jatinom. Dua air terjun ini berpotensi menambah variasi destinasi wisata di Kabupaten Klaten.

Awalnya, Air Terjun Gemulai ini memiliki nama Air Terjun Gemuling, namun warga sekitar mengganti namanya menjadi Air Terjun Gemulai agar lebih menarik dan mudah dihafal. Selain agar mudah dihafal, air terjun ini dinamai Air Terjun Gemulai juga karena penampilannya yang eksotis dan percikan airnya yang indah.

Keindahan air terjun ini sudah tidak diragukan lagi, debit air di lokasi ini cukup deras dengan ketinggian lebih dari 12 meter sehingga membuat air terjun ini menjadi terlihat gagah dan percikan airnya pun sangat indah.

Kawasan sekitar Air Terjun Gemulai pun juga sangat indah, hingga menambah keeksotisan air terjun ini. Hijaunya pepohonan dan hamparan hijau alam sekitar sangat harmonis dengan kecantikan Air Terjun Gemulai.

Tidak jauh dari Air Terjun Gemulai, terdapat objek wisata lain yaitu Air Terjun Curug Gandul serta Mata Air Maduan. Namun kedua objek wisata ini masih belum dapat dikunjungi masyarakat umum karena masih dalam penataan oleh pihak pemerintah.

Meski Air Terjun Gemulai sangat menarik bagi para pelancong, pembenahan dan penambahan fasilitas pendukung masih sangat dibutuhkan karena objek wisata ini masih sangatlah baru. Penambahan fasilitas in nantinya diharapkan akan lebih menggenjot kepopuleran objek wisata Air Terjun Gemulai.

Objek wisata ini sendiri berlokai tepat di Dukuh Banyusri, Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, atau berjarak sekitar kurang lebih 12 km dari pusat pemerintahan Klaten.

Untuk dapat menikmati keeksotisan dari Air Terjun Gemulai dan Air Terjun Gandul ini pengunjung cukup dikenai biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp 5.000,- untuk mobil, biaya tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan fasilitas objek wisata ini.