49 SK Pengangkatan PPPK Diserahkan Bupati Sragen

Foto : JatengProv.go.id

Dalam kondisi Pandemi Covid-19, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, sebagai pejabat pembina kepegawaian, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada 492 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen.

Penyerahan ini dilakukan secara simbolis pada Kamis (11/2/2021), dilakukan dalam format virtual, lalu diselenggarakan di tiga titik yang tersebar, yakni Aula Sukowati Setda Sragen, dan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen. Selepas pemyerahan SK, Bupati Yuni beserta jajarannya memberikan ucapan selamat kepada para penerima SK.

Usai menyerahkan SK, Bupati Yuni beserta jajarannya, memberikan ucapan selamat kepada para penerima SK.

“Alhamdulillah, dengan perjuangan panjang ini berbuah manis. Karena tidak serta merta langsung diangkat PPPK, tetap harus melewati proses kompetensi ujian tulis dan semuanya telah dilaksanakan pada tahun 2019,” ucap Bupati.

Dengan diserahkan SK tersebut, Bupati meminta agar dimaknai dengan potensi diri, kualitas kerja, tidak ragu untuk berdedikasi, bertanggungjawab, menjunjung tinggi loyalitas dan berpegang teguh pada aturan.

“Utamakan kepentingan masyarakat, fokus, cermat, teliti dalam menjalankan tugas pekerjaan masing – masing jabatan,” pesan Bupati.

Pesan Bupati

Dalam kesempatan itu pula, Bupati Yuni mengingatkan kepada penerima SK PPPK tahun 2019 agar mau memahami materi dalam perjanjian kerja dan regulasi yang harus dipatuhi dan dipedomani, serta tidak melakukan pelanggaran ataupun tidak melaksanakan apa yang tercantum dalam perjanjian kerja tersebut.

“Karena ingat P3K setiap 5 tahun sekali ada perpanjangan kontrak. Setiap tahunnya akan dilakukan evaluasi kinerja. Lakukan yang terbaik, semangat itu harus selalu ada dan jangan setengah-setengah kalau sudah niat mengabdi untuk Bangsa lewat kompetensi diri kita,” tegas Bupati.

Sementara Kepala BKPSDM Kab. Sragen, Sutrisna dalam laporannya mengatakan pada tahun 2019 dilakukan seleksi P3K yang diikuti 638 peserta, dan dinyatakan lolos seleksi 501 peserta, sementara tidak lolos ada 137 peserta.

“Dari 501 peserta itu, yang mengajukan pemberkasan ada 492 peserta yang SK P3K nya diserahkan hari ini. Sementara 8 peserta sisanya ada yang mengundurkan diri, meninggal dunia dan ada 1 peserta yang tidak memenuhi syarat,” terang Sutrisna.

Sutrisna menguraikan dari 492 peserta menerima SK P3K hari ini, terdiri dari tenaga pendidik 352 orang, tenaga kesehatan 62 orang, dan penyuluh pertanian 78 orang.

“Masa perjanjian kerja P3K adalah 1 sampai 5 tahun. Untuk masa perjanjian kerja kurang dari 1 tahun ada 1 orang, 4 tahun ada 5 orang, 5 tahun ada 5 orang, sementara sisanya sebanyak 481 orang memenuhi syarat untuk perpanjangan tergantung hasil evaluasi dari Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian diakhir masa kontrak,” urai Sutrisna.