Tenaga Kesehatan di Boyolali Akan Divaksin Awal Februari

Foto : Pemkab Boyolali

Boyolali – Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masih terus berlanjut. Berbagai cara terus diupayakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Salah satu opsinya adalah dengan menyelenggarakan program vaksinasi yang instrumennya kini telah tiba di Indonesia.

Di Provinsi Jawa Tengah kini program vaksinasi terus bergulir. Vaksin Corona Virus Disease (Covid-19) Sinovac yang saat ini disimpan di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sedang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes) di beberapa kabupaten/kota.

“Perkembangan vaksin di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini masih menyelesaikan di tiga kabupaten/kota prioritas yaitu di Kota Semarang, Kota Surakarta dan Kabupaten Semarang,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (20/01/2021).

Vaksinasi di Boyolali

Setelah beberapa kota prioritas itu telah mendapat kuota vaksin, tenaga kesehatan di kota-kota yang lain akan segera diprioritaskan. Termasuk salah satunya tenaga kesehatan yang masih berjuang menangani pandemi ini di Boyolali.

“Setelah itu baru mulai melebar ke kabupaten/kota lainnya termasuk Boyolali. Jadi kira-kira kita Bulan Februari baru bisa melaksanakan karena sekarang menunggu penyelesaian di tiga kabupaten/kota tersebut,” terangnya.

Sebagai tambahan informasi, Kabupaten Boyolali akan menerima 8.846 dosis vaksin yang akan digunakan oleh 4.423 nakes di Kota Susu untuk tahap pertama. Pihaknya juga telah menyiapkan ruangan khusus yang akan digunakan untuk menyimpan vaksin tersebut. Antara lain ruangan Instalasi Farmasi yang berada di area kantor Dinkes Kabupaten Boyolali, ada pula di Puskesmas maupun di tempat pelayanan vaksinasi lainnya.

 

 

Add Comment