Ribuan Kader Fatayat NU Klaten Siap Jadi Satgas Protokol Kesehatan dalam Keluarga

Foto : Humas Pemkab Klaten

Klaten– Melihat kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus meningkat, keluarga besar Fatayat Nadhatul Ulama (NU) Klaten ikut andil dalam menyuplai tenaga relawan. Kurang lebih sebanyak 1.200 wanita kader yang bergabung dalam Pengurus Cabang Fatayat NU Klaten siap menjadi contoh penegakan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat bagi masyarakat.

Tatkala menerima kunjungan Dinas Komunikasi Informatika Klaten di Kantor Bersama NU di Jombor, Klaten, Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Klaten Ika Nirmala Dewi (35) menjelaskan lembaganya menjadi wadah kader muda dan ibu – ibu dalam pengembangan ilmu agama juga kesehatan. Tidak hanya itu juga ada kegiatan yang melibat unsur pemerintah dalam hal penanganan covid dengan kaum marjinal.

“Saat ini kami mempunyai 16 Pengurus Anak Cabang tingkat kecamatan. Total kader kami adalah 1.200 kader baik ibu-ibu maupun remaja putri. Terkait penegakan protokol kesehatan, kami siap menjadi satgas dalam keluarga. Minimal menjadi kader yang selalu mengingatkan anak dan suami untuk selalu cuci tangan dan menghindari kerumunan” kata Ika.

Mitra Gerakan Sadar Kesehatan

Ika merespon positif pesan dari Dinas Kominfo Klaten yang hendak bermitra kerja dengan PC Fatayat NU terkait penegakan protokol kesehatan. Persoalannya, pandemi ini problematik bersama, bukan hanya satu pihak saja. Prioritas utama adalah ketahanan keluarga. Karena itu pandemi bukan hanya urusan pemerintah belaka.

“Kami punya kelompok whatssapp group. Pesan beranting biasanya kami sampaikan lewat media sosial. Selain belajar agama seperti ilmu fikih wanita, kami juga banyak belajar kesehatan reproduksi. Kami berharap kemitraan dengan Dinas Kominfo ini bisa berkelanjutan dan kader kami siap menjadi satgas keluarga dalam penegakan protokol kesehatan” jelasnya.

Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten dipimpin Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Totok Gantoro dan Kepala Seksi Komunikasi dan Desiminasi Informasi Joko Priyono menggelar kunjungan kerjasama komunikasi dengan PC Fatayat NU Klaten untuk sosialisasi protokol kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai bagian strategi komunikasi dengan sasaran kalayak perempuan NU.

“Fokus sosialisasi prokes kami geser. Masyarakat sudah biasa pakai masker, tapi perilaku cuci tangan dan menjaga kerumunan masih rendah. Ini yang saya tengarai menjadi faktor melonjaknya kasus covid di Klaten dan juga di daerah lain. Maka narasi-narasi ini yang akan terus kami dorong, melibatkan kaum wanita salah satunya PC Fatayat NU. Saya yakin lewat sentuhan para perempuan, penegakan protokol kesehatan ini akan lebih efektif. Anak – anak yang bandel itu memang butuh dicerewetin. Itu ahlinya para ibu ” ungkap Joko Priyono.