Penggerak Jaringan Inti Ideologis PMII di Surakartan Persiapkan Festival Literasi

Foto : Instagram Festival Literasi PMII

Surakartan– Dalam rangka menyambut Hari Lahir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke 61, Jaringan Inti Ideologis PMII menyiapkan Festival Literasi PMII. Festival ini dihelat untuk mengkonsolidasikan jejaring komunitas literasi yang digerakkan oleh kader PMII di seluruh Indonesia.

Joko Priyono selaku inisiator Festival Literasi PMII di Surakartan dan penggerak Jaringan Inti Ideologis PMII mengungkapkan acara ini digelar secara dalam jaringan, dan dihelat untuk mengembangkan gerakan literasi agar bergerak secara strategis serta siap mengawal permasalahan yang tengah dihadapi teman-teman relawan.

”Kita sedang menyiapkan, supaya acara nanti matang, dan teman-teman yang terlibat di sana tinggal berpatisipasi dengan khidmat. Partisipasi teman-teman media juga sangat dibutuhkan. Makanya dari awal ini sudah saya kampanyekan, supaya keterlibatannya menyeluruh,” ungkap Joko.

Joko menambahkan fokus yang akan dibahas pada acara nanti menyasar pengembangan kemampuan literasi, seperti materi bacaan, perangkat analisis memahami situasi termutakhir, serta teknik penulisan. Nantinya, menurut Joko ini berguna bagi aktualisasi positif para kader-kader PMII.

”Nantinya ini digelar selama dua Minggu. Rutin, intens, dan konsisten. Seperti harapan kami untuk segenap kerja komunitas literasi di akar rumput,” ungkapnya.

Dalam acara ini, harapan Joko, teman-teman media terlibat dalam dokumentasi dan juga memberi perspektif mengenai apa yang mesti dilakukan untuk mengembangkan komunitas gerakan literasi. Partisipasi media penting sebagai bekal etnografis memahami persoalan yang ada di tengah masyarakat.

Masih mengenai media, Joko menambahkan bahwa media punya ciri khas. Apalagi kerja mereka setiap hari kurang lebih bergumul dengan kepenulisan, ”juga, media punya banyak ciri khas. Platformnya berbeda-beda pula. Semakin berawarna perspektif media, nantinya semakin menarik untuk disampaikan. Ini supaya teman-teman memiliki perbendaharaan mengenai media.” Tutupnya.