Optimisme dari Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Klaten

Klaten– Jika dihitung berdasarkan perbandingan terhadap total kumulatif secara menyeluruh, tingkat kesembuhan pasien Covid 19 di Klaten memiliki angka yang cukup tinggi. Ini bisa dibuktikan dengan catatan per Kamis 31 Desember 2020, di mana sebanyak 2.596 warga yang terkonfirmasi Corona Virus Disease-19 (Covid 19) di Klaten berhasil disembuhkan. Sedangkan 140 kasus lainnya berakhir meninggal dunia.

Untuk persentasenya, angka kesembuhan Covid 19 di Klaten ada di angka 83,02 %. Deretan angka dan persentase ini merupakan hasil pencatatan yang diterima oleh Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten sebagai catatan akhir tahun. Catatan ini juga menjadi semacam dorongan agar pasien Covid-19 yang masih menjalani proses perawatan tak kehilangan semangat.

Namun, di samping tingkat kesembuhan pasien yang cukup tinggi, Juru bicara Satgas PP Covid 19 Kabupaten Klaten Cahyono Widodo mengingatkan agar warga Klaten tetap waspada dan menghindari aktivitas kerumunan yang beresiko terjadi penularan. Hal ini bukan saja melindungi diri sendiri tapi juga keluarga terdekat yang sangat mungkin terpapar dari anggota keluarga yang lain saat bepergiaan keluar rumah.

“Dari penambahan tersebut (per 31/12) ternyata 7 kasus diantaranya terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. Sebanyak 5 kasus terpapar pada saat berada di luar daerah sedangkan lainnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi covid-19 sebelumnya” jelasnya.

Menurut Cahyono Widodo penyebab penularan Covid 19 itu disebabkan oleh tiga faktor resiko. Masing – masing adalah aktifitas seharian, mobilitas keluar kota dan terpapar akibat kontak erat. Semakin tinggi aktivitas di luar rumah, apalagi ditambah dengan frekuensi mobilitas keluar kota terutama daerah merah, akan semakin rawan tertular virus yang sudah merebak sejak bulan Maret 2020 lalu ini.

Maka tidak salah jika Satgas PP Covid-19 Kabupaten Klaten melalui juru bicaranya Cahyono Widodo selalu menekankan masyarakat agar selalu disiplin menaati protokol kesehatan.

“Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan. Jangan lupa terapkan pola hidup bersih dan sehat” tandasnya.

 

Add Comment