Bupati Harap Masyarakat Sragen Tingkatkan Kewaspadaan di Musim Hujan

Foto : JatengProv.go.id

Sragen- Di awal tahun, musim hujan sedang memasuki intensitas tinggi. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, dan siap atas segala kemungkinan yang terjadi di musim seperti ini.

Belakangan, bencana seperti angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor terjadi di beberapa bagian di Indonesia. Bupati Yuni mengingatkan selalu ada potensi bencana di setiap daerah. Terutama masyarakat di titik rawan bencana mesti meningkatkan kewaspadaan.

“Semua potensi bencana tersebut, kami harap masyarakat yang berada di titik rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan,” tutur

Dalam rangka menanggulangi hal tersebut, Bupati Yuni juga berpesan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen agar terus siaga 24 jam dan berpatroli apabila sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan bantuan. Karena sudah mempunyai titik kerawanan sendiri.

Titik Siaga

“Masuk ke musim hujan yang sangat intens seperti ini kami harapkan masyarakat siaga. BPBD juga siaga. Permasalahan di Kabupaten Sragen saat curah hujan yang tinggi, ada beberapa wilayah yang mengalami angin kencang, banjir hingga tanah longsor,” kata Bupati.

Kendati curah hujan sedang tinggi, dan ini merupakan musim yang rentan dengan bencana, Bupati berharap tidak terjadi bencana apapun di Kabupaten Sragen. Menurutnya mesti ada upaya dan do’a yang selaras supaya selalu diberi kewaspadaan dan kesiagaan.

“Selain waspada, kita juga berdo’a semoga di Sragen yang kita cintai ini tidak terjadi bencana alam. Dan pandemi covid-19 segera berlalu. Aamiin,” harapnya.

Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Sragen, Sugeng Priyono mengatakan intensitas hujan tinggi masih akan terus terjadi hingga Februari dan puncak pada Bulan Januari.

“Pada Januari ini, potensi yang perlu diwaspadai diantaranya, tanah longsor di Sambirejo dan Kalijambe serta potensi banjir dari luapan Sungai Bengawan Solo, Sungai Mungkung, Sungai Garuda, dan Sungai Cemoro di Kalijambe,” pungkasnya.