Proyek Gedung Pertemuan Buntalan dan Menara Al Aqsha Dilanjutkan

Bupati Klaten, Sri Mulyani kembali melakukan peninjauan pembangunan dua infrastruktur yang sempat tertunda pengerjaannya akibat refocusing anggaran akibat Covid-19. (Foto: Pemkab Klaten)

Trucuk– Akhir tahun 2020 ini, Bupati Klaten, Sri Mulyani kembali melakukan peninjauan pembangunan dua infrastruktur yang sempat tertunda pengerjaannya akibat refocusing anggaran akibat Covid-19, yaitu di Gedung Pertemuan Buntalan dan menara Masjid Agung Al-Aqsha.

Ia memulai sidak pertama di Gedung Pertemuan Buntalan yang terletak di sebelah terminal Ir. Soekarno. Di sana Sri Mulyani melihat secara langsung pengerjaan pembangunan Tahap II bersama Sekda Kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi dan Kepala OPD.

“Alhamdulillah sih pengerjaannya saya lihat tadi rencana di Gedung Pertemuan Buntalan sudah bagus, pengerjaannya rapi. Cuman memang masih ada deviasi tapi masih akan diselesaikan sampai tanggal 30 Desember. Semoga nanti bisa diselesaikan dengan target,” katanya.

Menurutnya di gedung tersebut sudah sesuai dengan rencana namun pada taman masih belum maksimal, OPD memang sudah mengajukan untuk penyempurnaan dari Gedung Pertemuan Buntalan memang rencana kemarin tahun ini selesai.

“Karena kena refocusing memang dilanjutkan di 2021 dan tahun 2021 kayaknya pun belum total selesai karena mengingat anggaran APBD kita kan tahun 2021 drop, berkurang sangat banyak, sehingga kami memang sudah memprioritaskan mana-mana yang diutamakan untuk diselesaikan di tahun 2021,” ungkapnya.

Harus Menunggu Kesiapan m Menara

Ia berharap tahun 2021 gedung utama semoga bisa tahun 2021 walaupun di akhir tahun. Usai sidak mengecek pembangunan gedung pertemuan, Sri Mulyani melanjutkan sidak pembangunan di menara Masjid Agung Al- Aqsha Klaten.

Sama halnya dengan Gedung Pertemuan Buntalan, menara Al-Aqsha juga mundur dalam penyelesaiannya sehingga masih harus menunggu lagi kesiapan Menara dibuka untuk masyarakat umum.

“Sebenarnya tahun ini selesai tapi maaf karena kena refocusing jadi tahun ini tidak ada kegiatan untuk pemeliharaan atau untuk kelanjutan menara ini kan di 2021. Ada rencana ada perpustakaan, di situ ada orang mengetahui sejarah gimana gedung Al-Aqsha ini berdiri bagaimana perjuangan pak bupati jaman dulu bahwa ini dulu adalah terminal terus dibangun menjadi masjid Al-Aqsha ini nanti sejarah akan ditulis di perpustakaan menara ini,”pungkasnya.