Progam “Sowan Simbah” untuk Lansia

Direktur RSST Klaten, Endang Widyaswati saat menjelaskan program unggulan Rumah Sakit Umum (RSST) yakni “Sowan Simbah”. (Foto: Pemkab Klaten)

Trucuk-Rumah Sakit Soeraji Tirtonegoro Klaten (RSST) membuat terobosan baru mengenai kesehatan lansia dengan program “Sowan Simbah”. Sudah tak diragukan lagi, karena RSST merupakan rumah sakit yang mempunyai komitmen ramah terhadap lansia, sehingga RSST Klaten terus meningkatkan pelayanannya dan dibuktikan dengan dibukanya poliklinik Geriatri yang merupakan salah satu cabang penyakit dalam yang terjadi pada usia tua.

Saat Rapat Koordinasi Kesehatan (Rakor Kesehatan) di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Direktur RSST Klaten, Endang Widyaswati mengatakan unggulan Rumah Sakit Umum (RSST) adalah pelayanan Geriatri, apabila Gubernur mempunyai program “Rumah Sakit Tanpa Dinding”, RSST mempunyai program “Sowan Simbah” yang mana program Homecare untuk pasien lansia yang tidak dimungkinkan ke Rumah Sakit.

Program ini ada sejak 2019 sebelum pandemi Covid-19, ketika 2020 adanya pandemi Covid-19 “Sowan Simbah” masih berlangsung tetapi harus menjaga kontak langsung antara pasien dengan tenaga kesehatan, sehingga protokol kesehatan sangat ditekankan saat Homecare komperhensif. Dokter Spesialis penyakit Dalam, Konsultan Geriatri, Dokter disiplin dan tim kesehatan sesuai kebutuhan pasien akan hadir kerumah para lansia.

Edukasi Kepada Lansia

Saat ini sudah ada puluhan pasien yang menggunakan program “Sowan Simbah”, kedepan selain melakukan pengecekan kesehatan lansia akan ditambahkan sosialisasi atau edukasi kepada lansia terkait menjalani kehidupan dan aktivitas sehari hari selama masa tua.

“Didata kami walaupun kami memberikan pelayan Covid dan beberapa pelayanan yang Non Covid-19 nya turun.Tetapi pelayanan geriatri tidak turun sehingga mudah-mudahan bisa kita jaring dengan kerjasama dengan dinas-dinas kesehatan apa-apa yang dibutuhkan untuk pengembangan lansia ini. Mohon dukungannya kondisi RSST kelas A satu-satunya di Klaten Alhamdulillah 80% yang dilayani pasien Rumah Sakit. Bahan promosi untuk produk-produk UMKM Klaten dan tamu-tamu pasien maupun dari daerah lain” Ungkap Endang seperti yang di release Pemkab Klaten.

Pjs Bupati Klaten mengaku menunggu hasil yang menjadi harapan masyarakat Klaten. Berarti masyakarat Klaten nggak usah khawatir lagi bahkan layanan yang 80% bukan angka yang kecil, artinya ternyata meskipun Soeradji A itu untuk warga Klatennya dominan dan itulah yang kemudian di angka 20% ini juga termasuk entrepreneurship. Karena 20 % orang lain jadi silahkan promo produk-produk Klaten.

“Maturnuwun bu dengan fasilitas dan program “Sowan Simbah”, Klaten ternyata baguslah filosofi-filosofi jawa yang sangat baik. Maturnuwun karya-karya Soeradji dan mohon menjadi induk bagi semuanya” Pungkas Sujarwanto.

Add Comment