Karsa Tahun Keenam Surakarta Daily

Majalah Samiran. HARIS SUNARMO

Juni 2010, bersama Bagus Sigit Setiawan dan Haris Sunarmo, saya menginisiasi terbitnya Samiran, sebuah majalah promosi desa bernama sama, tepatnya di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Ketika itu, Samiran didedikasikan untuk ‘melengkapi’ lusinan prestasi desa yang sedianya memang dilombakan.

Turut dalam lomba desa, mulai tingkat Kabupaten Boyolali, lalu Provinsi Jawa Tengah dan tingkat nasional, dengan dokumentasi potensi desa dalam sebuah majalah ternyata mampu menghidupkan konten strategis. Desa Samiran bahkan masuk tiga besar nasional. Sebuah capaian yang layak disyukuri dan dapat diceritakan.

Lima bulan pasca-kelahiran Samiran, tepatnya November 2010, bersama Solo Institute dan Pemerintah Kabupaten Boyolali, saya menginisiasi Boyolali Magazine, media promosi wisata Kabupaten Boyolali. Fokus pada profiling dan menemukan potensi kedaerahan menjadi pengalaman baru yang menyenangkan. Bahwa banyak kisah yang sangat jarang ditulis. Boyolali Magazine bahkan terdistribusi hingga luar negeri.

Boyolali Magazine. HARIS SUNARMO

Beberapa tahun mengelola Boyolali Magazine, persisnya 29 September 2014, bersama Pandiva Media, saya menginisiasi kelahiran Surakarta Daily (surakartadaily.com). Pengalaman membangun media promosi desa dan media promosi kabupaten menjadi model terbaik untuk menyatukan entitas Surakartan (Kota Solo, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Klaten).

Tidak terasa, enam tahun sudah kami berusaha keras menghadirkan pemberitaan positif dan menemani para penulis bersemangat. Sekian waktu, banyak peluang ditemukan dan dipetakan, tapi belum semua tereksekusi, lantaran area karya yang sangat luas. Jejaring penulis terangkai bukan hanya satu arah dengan penawaran khusus, tapi juga lantaran banyaknya penulis yang sangat peduli pada daerahnya.

Beberapa Pemerintah Kabupaten mulai tertarik pada kolaborasi konten positif. Secara teknis, kami bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mendorong media komunikasi pemerintah yang representatif dan berkualitas. Karena, dengan memaksimalkan pemberitaan kinerja pemerintah melalui media sendiri, animo publik untuk berkarya bersama pemerintah dapat semakin meningkat.

Media pemerintah yang terus tumbuh dan dikolaborasikan dengan peran penulis lokal yang tak surut semangat untuk menemukan hal baik lantas ditulis adalah kekuatan utama daerah. Dengan begitu, potensi daerah yang telah lama ada dapat ditingkatkan dan tentu saja, mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Milad keenam, Surakarta Daily mengganti tagline ‘Manunggaling Subosukowonosraten’ dengan ‘Simpul Surakartan’. Istilah ‘Surakartan’ menurut kami dapat menjadi pilihan selain ‘Subosukowonosraten’, ‘Solo Raya’, atau ‘Eks-Karesidenan Surakarta’. Secara prinsip, upaya memunculkan entitas dengan khazanah budaya dan aktivitas perekonomian yang kurang lebih sama dalam istilah ‘Surakartan’ terus kami pegang teguhi.

Tasyakuran Milad Keenam Surakarta Daily, Sabtu (3/10/2020), di kediaman Bagus Sigit Setiawan, Kartasura. HARIS SUNARMO

Kami berencana meluncurkan program bincang literasi dan potensi daerah bertajuk ‘Sabtu Surakartan’. Dilihat dari brand yang dipilih, event tersebut memang digelar setiap Sabtu dengan tema-tema menarik yang positif. Forum ini diarahkan pada munculnya penulis-penulis baru kedaerahan yang terus berkomunikasi dan berkonsolidasi.

Pada titik ini, Surakarta Daily didukung oleh penerbitan progresif bernama Pandiva Buku (pandivabuku.com). Basis literasi yang tengah diupayakan, dikembangkan, dan dilestarikan dapat berbuah terbitan-terbitan bernutrisi tinggi untuk bersumbangsih pada dinamika pikir masyarakat yang semakin dinamis dan mobile.

Akhirnya, Surakarta Daily sangat berterima kasih kepada masyarakat Surakartan, atas dukungan dan doanya selama ini. Semoga terus begitu sampai kapan pun. Selamat milad keenam Surakarta Daily.

Add Comment