Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III digelar di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro

Gelaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III di tahun 2020 Kabupaten Boyolali dicanangkan di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro. (Foto: Pemkab Boyolali)

Wonosegoro-Meski berada pada situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), gelaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung kembali digulirkan. TMMD Sengkuyung tahap III di tahun 2020 Kabupaten Boyolali dicanangkan di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro.

Tahun ini cukup berbeda setelah adanya pandemi Covid-19 yang meluas di Boyolali. Pembukaan kegiatan berlangsung secara simbolis di aula Kodim 0724/Boyolali. Acara dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Aris Prasetyo dan Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Totok Eko Yudi Priatmo.

“Secara prinsip dalam pandemi kita sudah di era fase adaptasi kehidupan baru. Kegiatan tetap dilaksanakan dan tetap aman dari Covid-19. Pelaksaan tetap produktif, kegiatan tetap berjalan dengan baik. Semoga kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 dapat berjalan dengan lancar dan tetap aman dari Covid-19,” ujar Totok seperti yang di release Pemkab Boyolali.

Sasaran Fisik

Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali mengungkapkan dalam TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020  dengan sasaran fisik betonisasi jalan sepanjang 1.490 meter, lebar 2,6 meter dan tebal 0,15 meter yang dialokasikan anggaran sebesar Rp 657.541.000. Jumlah tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 239 juta dan APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 400 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp 18.541.000.

“Untuk kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 ini kita melaksanakan betoniasi jalan. Dilaksanakan mulai hari ini,” terangnya.

Selain kegiatan betonisasi jalan, pihaknya juga mengirimkan air bersih ke sejumlah daerah terdampak kekeringan di Kabupaten Boyolali. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan serta sebagai bentuk kepedulian dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Tentara Nasional Indonesia. Sebanyak 30 tangki akan didistribusikan ke daerah yang membutuhkan air bersih.