Admin Medsos Klaten Aktif Tangkal Hoax

Para admin media sosial yang tergabung dalam Paguyuban Admin Medsos Kabupaten Klaten kompak turut mengedukasi masyarakat untuk mencegah Covid-19. (Foto: Pemkab Klaten)

Bayat-Para admin media sosial yang tergabung dalam Paguyuban Admin Medsos Kabupaten Klaten kompak turut mengedukasi masyarakat untuk mencegah Covid-19. Lewat media sosial, puluhan ribu masyarakat Klaten diedukasi untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker.

Berbagai kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klaten pun turut gencar disosialisasikan.

Paguyuban yang terbentuk sejak 2017 silam ini setidaknya tergabung 20 anggota. Selain sebagai ajang silaturahmi, paguyuban ini pada sebelum masa pandemi juga telah gencar mengangkat potensi-potensi lokal yang ada di Kabupaten Klaten, salah satunya adalah potensi wisata.

“Terkait dengan Covid-19 kita selalu proaktif menginformasikan situasi yang terkini, termasuk mengedukasi masyarakat untuk mencegah Covid-19” ujar Dwi Harjoko salah satu admin grup Facebook di Klaten seperti yang di release Pemkab Klaten.

Pihaknya menyebutkan, bahwa pada situasi Covid-19 seperti saat ini banyak informasi yang meresahkan dan hoax yang beredar di masyarakat. Para admin media sosial yang ada di Klaten semenjak awal memang aktif berkomitmen menangkal hoax, para admin selalu berupaya memberikan informasi yang benar.

Ia pun juga mendorong para admin media sosial agar selalu aktif menyaring informasi agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berkualitas.

“Terkait hoax, misalnya ada informasi tidak benar dan destruktif ya kita batasi. Ya kita ekstra ketat menyaring informasi yg masuk, salah satunya terkait Covid-19 ini agar tidak meresahkan masyarakat. Kita juga saling berbagi informasi dengan rekan admin lainnya” imbuhnya.

Terus Disiplin Menjalankan Protokol Kesehatan

Dwi menambahkan, saat ini beberapa tempat wisata yang ada di Kabupaten Klaten telah diperbolehkan beroperasi kembali dengan protokol kesehatan. Dengan dibukanya tempat wisata, para admin medsos Klaten giat mengajak masyarakat yang hendak berkunjung agar memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan mengikuti ketentuan protokol kesehatan.

Paguyuban ini terdiri dari berbagai admin media sosial meliputi Facebook, Twitter dan Instagram. Para admin medsos tersebut rutin mengadakan pertemuan setiap 35 hari sekali. Mereka selalu berdiskusi/sharing antar admin medsos, termasuk mendengarkan masukan dari masyarakat. Ia berharap agar para admin medsos baru yang ada di Klaten agar bergabung dalam paguyuban.