Pemdes Pranggong Manfaatkan Tanah Kas Desa

Warga desa Pranggong, Kecamatan Andong Boyolali saat mengerjakan lahan tanah kas desa (bengkok) yang akan ditanami pohon pisang

Andong-Dampak dari Pandemi Virus Corona (Covid-19) membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, terutama bagi warga yang kurang mampu. Sudah tentu dampak ekonomi yang dirasakan menjadi perhatian Pemerintah Desa ( Pemdes ) Pranggong, Kecamatan Andong, Boyolali.

“Saat ini, banyak warga Pranggong yang bekerja di pabrik banyak yang di PHK.Maka dari itu,pihak Pemdes memfasilitasi pengerjaan lahan tanah kas desa (bengkok) ditanami pohon pisang,” ujar Kades Pranggong,Wagimin, seperti yang di release Pemkab Boyolali.

Wagimin mengatakan, dengan diberikan kewenangan untuk mengatur wilayah desa sendiri, desa juga sudah dapat mengembangkan perekonomian desa. Ada banyak cara untuk mengembangkan  ekonomi desa, salah satunya adalah melalui pemanfaatan aset desa sebagai potensi desa.

“Desa Pranggong memiliki aset aset desa yang dapet berbentuk tanah,sumber mata air ataupun sumber data alam lainnya. Seperti pemanfaatan tanah kas desa yang dulu terbengkalai kini disulap menjadi kebun pisang,” kata dia.

Mendirikan BUMDes

Dalam mengelola asetnya,Wagimin berencana mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai badan usaha untuk pengembangan usaha dan juga pembangunan desa. Dengan kata lain, BUMDes dapat menggali potensi desa dan memanfaatkannya menjadi bentuk usaha yang nantinya akan menjadi pendapatan asli desa,” terangnya.

Pemanfaatan lahan tanah kas desa, lanjut Wagimin, memiliki tujuan meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan penggunaan aset desa dan meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

“Jadi, Pemdes Pranggong mendukung kebutuhan layanan umum warga,membuka lapangan kerja,meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaiki pelayanan umum,pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa,meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan pendapatan asli desa,” pungkasnya.

Add Comment