Pengajian Ahad Pagi Matesih di Era New Normal

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjadi pembicara pengajian ahad pagi di Balai Desa Matesih, Kecamatan Matesih. (Foto: Pemkab Karanganyar)

Matesih-Semangat baru di era new normal terus digelorakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Buktinya, orang nomor satu di Karanganyar menjadi pembicara pengajian ahad pagi di Balai Desa Matesih Kabupaten Karanganyar. Bupati berpesan tidak usah terlalu kawatir dengan covid 19, yang penting protokoler kesehataan diterapkan.

Pengajian ahad pagi ini menjadi semangat baru untuk kembali beraktivitas. Namun semangat ini tetap harus protokoler kesehataan,” papar Juliyatmono.

Tidak usah terlalu kawatir dan takut berbuat gara gara covid 19, sebab kekawatiran itu sebagian dari penyakit. Justru tenang adalah separoh dari kesehatan. Oleh sebab itu tenang harus terus ada di hati. “Virus ini adalah tentaranya Allah, sehingga kita bermohon kepada Allah untuk dijauhkan dan dihindarkan. Ini momen untuk selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta,” imbuhnya.

Banyak pelajaran berharga dari pendemi virus corona ini. Salah satunya adalah keluarga. Hubungan antar keluarga amatlah penting. Jika selama ini disibukkan dengan urusan di luar rumah, saatnya memperhatikan keluarga.

“Bapaknya bisa menjadi imam sholat. Ibunya yang ngisi kultum. Putra kebagian adzan dan iqamah. Betapa keluarga menjadi sangatlah penting untui kesuksesaan diri,” tandas bupati.

Pengajian Perdana

Sementara Camat Matesih, Ardiansyah mengatakan bahwa pengajian ahad pagi di Balai Desa Matesih ini menjadi pengajian perdana di era new normal. Bersamaan di Balai Desa Matesih juga pengajian di Ngadiluwih.

“Pengajian ini memang perdana di era new normal. Dalam pengajian tadi juga menggunakan masker, cuci tangan dan jarak antara peserta pengajian juga sekitar 1 meter. Saya berharap semangat baru ini menjadi semangat untuk beraktivitas kembali,” ungkap Ardiansyah.