Kodim 0724/Boyolali Gelar Rapid Test Bagi 100 Orang

Sebanyak 100 warga binaan dari 10 wilayah Koramil di bawah Kodim 0724/Boyolali mengikuti tes rapid test (tes cepat) Corona Virus Disease (Covid-19). (Foto: Pemkab Boyolali)

Ampel-Sebanyak 100 warga binaan dari 10 wilayah Koramil di bawah Kodim 0724/Boyolali mengikuti tes rapid test (tes cepat) Corona Virus Disease (Covid-19). Acara yang ini bertempat di Klinik Pratama Kodim 0724/Boyolali ini merupakan program Ketua Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahyanto.

Tes cepat Corona merupakan skrining awal infeksi virus corona pada orang yang berisiko tinggi. Tes ini direkomendasikan bagi Orang Tanpa Gejala (OTG), terutama yang mempunyai pernah melakukan kontak minimal tujuh hari dengan pasien positif Covid-19 atau memiliki risiko tertular dari penderita. Misalnya, petugas kesehatan, Orang dalam pemantauan (ODP) serta Pasien dalam pengawasan (PDP).

Kepala Klinik Pratama Kodim 0724/Boyolali, dr. Nasri Jalul Iman, menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona ini.

“Harapanya agar masyarakat bisa tetep hati-hati dan memeriksakan diri sejak dini agar bisa ikut membantu mencegah penularan Covid-19 ini, terang Nasri.

Selanjutnya pihaknya berharap agar ada lebih banyak lagi sasaran yang diikutkan dalam mengikuti rapid tes kali ini. Selain bisa meningkatkan kewaspadaan juga mendeteksi adanya wabah pandemi global ini.

“Bakti sosial rapid tes sampai saat ini masih aman dan belum ada deteksi pasien positif atau aktif dan saya harap adanya bantuan dari pusat tentang rapidtes untuk masyarakat agar bisa mendeteksi dini apakah terjangkit positif atau tidak, imbuhnya.

Rutin Monitor Warga

Salah satu Babinsa yang mendampingi kegiatan, Serma Sugeng Rohadi mengatakan dalam masa pamdemi virus covid-19 ini, sebagai Babinsa kami terus akan memonitor terhadap warga yang akan menjalani rapid test, karena akan mengetahui kondisi di wilayah dalam masalah penyebaran Virus Covid 19

“Mari kita lindungi diri kita sendiri dengan keluarga dengan mentaati apa yang telah di canangkan oleh pemerintah untuk selalu melakukan social distancing atau physical distancing, di rumah saja kalau memang tidak perlu untuk keluar, biasakan mengunakan masker, dan cuci tangan,” katanya.