Jalani Isolasi Mandiri, 1 CPNS Klaten Ikuti Pelantikan Lewat Gawai

Jalani isolasi mandiri, 1 CPNS Klaten ikuti pelantikan lewat gawai. (Foto: Pemkab Klaten)

Jatinom-Momen pelantikan dan pengambilan sumpah janji bagi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah saat yang dinanti-nantikan. Hal tersebut turut dirasakan oleh seorang perempuan CPNS Kabupaten Klaten formasi 2018 berinisial DA. Meskipun saat ini dirinya tengah menjalani isolasi mandiri, namun sama sekali tak mengurangi semangatnya untuk mengikuti pelantikan yang digelar lewat Teleconference.

Nampak perempuan tersebut mengenakan seragam batik berwarna biru, lengkap dengan atribut serta menggunakan masker di layar monitor yang ada di Pendopo Pemkab Klaten. Dirinya berkesempatan untuk mengikuti sesi ke dua pelantikan CPNS yang dimulai pada pukul 12.30 WIB tentunya menggunakan gawai miliknya sendiri.

Begitu sumpah jabatan dibacakan oleh Sekda Kabupaten Klaten atas nama Bupati Klaten Sri Mulyani, maka DA dengan khidmat turut mengucap sumpah jabatan.

“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan setia dan taat kepada Undang Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundangan-undangan dengan selurusnya demi dharma bhakti saya kepada bangsa negara” ucapnya saat mengikuti prosesi sumpah jabatan.

Selain dirinya, ada lagi seorang CPNS lainnya yang harus mengikuti pelantikan lewat gawai dari rumahnya masing-masing dikarenakan mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL).

715 CPNS Yang Akan Dilantik

Sebagai informasi, hari ini total ada 715 CPNS yang akan dilantik pada hari ini dan terbagi menjadi 6 lokasi yang terhubung melalui teleconference. Adapun keenam lokasi tersebut meliputi Pendopo Pemkab Klaten, Ruang B2 Setda, Kantor Kecamatan Klaten Tengah, Kecamatan Jogonalan, Kecamatan Delanggu, dan Kecamatan Pedan. Pada sesi pertama diikuti oleh 360 orang dan sesi kedua diikuti oleh 355 orang.

Berkaitan dengan pengambilan sumpah jabatan CPNS melalui teleconference, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Surti Hartini menerangkan bahwa pelantikan dengan cara tersebut sudah sesuai.

“Hal ini sudah sesuai dengan surat edaran kepala BKN No 10/SE/IV/2020 tanggal 2 April 2020 tentang pelantikan atau pengambilan sumpah janji PNS, sumpah janji jabatan, melalui media elektronik atau teleconference pada keadaan status tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat corona” ungkap Kepala BKPPD Klaten dalam sambutannya.

Dengan dilantiknya PNS tersebut, imbuh Surti Hartini, dirinya mengingatkan agar sebagai aparatur negara harus disiplin mempunyai integritas, profesional dan akuntabel. Dirinya pun turut mengucapkan selamat kepada segenap PNS yang telah dilantik pada hari ini.

Selanjutnya, Bupati Klaten Sri Mulyani turut berpesan pada para PNS yang baru saja dilantik.

“Saya berpesan kepada saudara-saudara untuk membangun dan menjaga citra positif PNS dengan bekerja sebaik- baiknya. Saudara-saudara harus mampu menunjukan figur PNS yang berkualitas dan profesional” pesan Sri Mulyani

Untuk menjaga citra positif seorang PNS, imbuh Sri Mulyani, sudah sepantasnya sebagai sebagai aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat harus bisa menjaga NKRI dan menjunjung sikap netralitas agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada publik. Serta dengan bekerja secara jujur dan amanah.