Kereta Gantung akan Lengkapi Wisata Bukit Sidoguro

Wisata Bukit Sidoguro akan dilengkapi dengan Kereta Gantung. (Foto: Humas klaten)

Bayat – Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Klaten berencana melengkapi objek wisata Bukit Sidoguro dengan wahana kereta gantung. Agar segera terealisasi, Pemkab Klaten akan menggandeng investor dari berbagai bidang untuk mewujudkan kereta gantung yang akan beroperasi di Bukit Sidoguro-Rowo Jombor-Bukit Patrum.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan pengembangan kawasan wisata di Bukit Sidoguro akan dilakukan bertahap, salah satunya adalah peningkatan fasilitas seperti wahana kereta gantung  yang sudah dilakukan komunikasi dengan beberapa investor untuk diajak kerjasama.

”Kalau untuk kereta gantung, Insyaallah kami sudah melakukan lobi dengan beberapa investor agar nanti mereka melihat secara langsung kondisi Bukit Sidoguro,” terangnya usai mengikuti senam bersama warga, Minggu (09/02/2020).

Perihal investor, Bupati Klaten menyebutkan bahwa pihaknya telah secara aktif melakukan lobi dan mengadakan audiensi dengan beberapa pihak yang berpotensi menjadi investor.

Pihaknyapun telah melakukan audiensi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Klaten dan rencanannya akan melakukan lobi pada BUMN agar menjadi investor dalam pengembangan objek wisata ini.

Mendengar rencana Bukit Sidoguro akan dibangun kereta gantung, salah satu pengunjung Bukit Sidoguro bernama Joko Waluyo (40) warga Delanggu mengapresiasi adanya wahana kereta gantung yang direncanakan pemerintah.

“Untuk rencana kereta gantung dari Bupati tadi, kita dari masyarakat mendukung sekali. Itu bagus untuk lebih menarik wisatawan lagi terutama di Klaten. Bahkan mungkin bisa dari daerah lain bisa tertarik untuk datang ke sini,” terangnya.

Dana Alokasi Khusus

Dalam pengembangan Objek Wisata Bukit Sidoguro, pihak Disparbudpora Klaten memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pada tahap pertama yang rampung pada Desember tahun lalu, alokasi DAK sebesar 2,8 Milyar digunakan untuk membangun wahana-wahana dan pembangunan awal di Bukit Sidoguro.

Selanjutnya DAK tahun 2020 sebesar 2 Miliar akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas penunjang.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Sri Nugroho menyebutkan bantuan DAK itu akan digunakan untuk penambahan fasilitas dan wahana.

“Terutama dalam pengembangan bukit Sidoguro nanti akan dari DAK yang tentunya secara bertahap. Pada tahun 2020 ini nanti di lokasi yang sebelah kanan atau barat kami juga akan kembangkan parkir VIP, panggung, tempat duduk dan sarana kebersihan,” terangnya.