Ikon Baru Produk Unggulan Klaten

Kabupaten Klaten punya produk unggulan baru, yakni buah durian yang melimpah. (Foto: Diskominfo Klaten)

Jatinom – Kabupaten Klaten bakal punya produk unggulan baru. Setelah apem Jatinom dan beras rojolele merk Srinar dan Srinuk sudah mulai familiar, hasil bumi berupa buah durian yang melimpah diharapkan jadi ikon baru khas Klaten Bersinar.

Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu megatakan demi mengangkat durian sebagai ikon baru Klaten, maka Pemkab Klaten mengadakan festival durian yang diadakan Lapangan Randulanang, Jatinom, Klaten.

“Festival Durian 2020 telah masuk kalender agenda tahunan kabupaten. Tahun ini adalah kali ketiga digelar dan berhasil yang berhasil menyedot ribuan pengunjung. Anemo masyarakat pun sangat bagus,” jelasnya belum lama ini.

Bahkan, lanjutnya, masyarakat bisa menikmati buah durian secara gratis. “Penggemar yang ingin makan di rumah, bisa membeli durian sebagai oleh-oleh dengan harga yang ramah di kantong.
Kehadiran Bupati Klaten Sri Mulyani yang membuka acara juga menjadi daya tarik,” ungkapnya.

Apalagi orang nomor satu di Klaten itu berkesempatan membagi buah durian jenis montong yang disiapkan panitia kepada masyarakat sekitar yang mendekati panggung.

“Pemerintah Kabupaten Klaten berharap durian bisa menjadi produk unggulan yang dikenal masyarakat. Tahun ini panen durian melimpah. Saya berharap Festival Durian 2020 ini bisa mengangkat ekonomi warga Klaten,” harapnya.

Pada festival tersebut, panitia menyiapkan lebih dari 4.000 voucher bagi pengunjung. Bagi masyarakat yang datang ke Lapangan Randulanang cukup menukarkan voucher tersebut dengan durian yang sudah dikemas oleh panitia.

“Ada 5 ribu kemas durian disiapkan dari desa seperti Beteng, Randulanang, Bengking, Kayu Mas, dan sekitarnya,” jelasnya.

Gerakkan Ekonomi Warga

Tak sampai di situ, ia menambahkan untuk menggerakan ekonomi warga, sepanjang jalan menuju lapangan Randulanang berjajar puluhan pedagang durian.

“Kalau menginginkan sebagai oleh-oleh, pengunjung bisa beli langsung ke pedagang dengan harga terjangkau. Pilihan oleh-oleh lain juga ada. Selain durian, juga dijajakan rambutan, manggis, alpukat, sirsat juga petai,” ungkap Bupati.