Siap Bersaing di Era 4.0, Politama Lepas 190 Wisudawan

 

Foto : Politama Surakarta

Purwosari, Laweyan,- Hari baik singgah di keluarga besar Politama (Politeknik Pratama Mulia Surakarta). Pada Kamis (21/11) bertempat di Hotel Swiss Belinn, bekas Saripetojo, Politama sukses selenggarakan wisuda bagi 190 mahasiswanya. Acara wisuda ini, selain merupakan seremoni, juga berfungsi untuk memantapkan para lulusannya menghadapi persaingan dunia kerja.

Di momen tersebut, Politama juga meresmikan kerja sama bersama 12 industri guna kegiatan PKL (Praktik Kerja Lapangan), magang mahasiswa, dan juga rekrutmen. Segelintir kerjasama ini menjadi penghubung antara Politama dengan dunia profesional. Kesiapan kerja peserta didik, dapat diasah dan dihubungkan melalui kerja sama ini. Alhasil, output SDM (Sumber Daya Manusia) dari politama punya potensi besar mengelaborasikan nilai pendidikan sekaligus profesionalisme yang dianut.

Ada fakta menarik, ternyata dari sekian jumlah peserta wisuda, sebagian dari mereka telah mendapat pekerjaan di pelbagai perusahaan. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Panitia acara wisuda, yakni Erniyawati Mustaqomah. “60 % dari wisudawan itu sudah memiliki pekerjaan tetap,” katanya. Kesiapan dunia kerja memang tidak terbentuk begitu saja. Ada yang dibangun sedari awal memasuki Politama. Lantas, dari data ini, dapat ditarik sebuah fakta baru bahwa dinamika pendidikan di Politama tak jauh-jauh dengan pematangan dunia kerja.

Terlepas dari hal tadi, acara seremoni wisuda Politama kali ini bertema Lulusan Vokasional dan Industri yang Terampil dan Inovatif di era 4.0. Momen pengangkatan tema itu terbilang relevan. Persoalannya, dunia kerja di era sekarang membutuhkan pemahaman mengenai situasi yang sedang melanda. Karenanya, wisuda juga tidak hanya menjadi momentum pelepasan, namun juga memberi pemahaman yang kontekstual dengan zaman serba cepat ini.

Perlu dipahami juga, dunia kerja juga tengah menyesuaikan diri dalam situasi baru. Banyak hal tak terduga di era ini. Tak sedikit orang mendapatkan pekerjaan. Dan banyak pula yang belum beruntung memperoleh pekerjaan impian. Maka, adaptasi dan keluwesan diperlukan demi kesiapan kerja. Institusi pendidikan, bertanggungjawab mempersiapkannya. Karena itu, pola industri terbaru hendaknya dibaca secara akademis dan diejawantahkan ke dalam agenda pendidikan.

Di sisi lain, rangkaian agenda wisuda yang dibubuhkan, mengungkit relevansi dunia kerja zaman sekarang. Penandatanganan kerja sama dengan pelbagai industri, mencerminkan kolaborasi di era terkini. Sedangkan, tema yang diangkat pun menangkap secara cermat kebutuhan profesionalisme belakangan ini. Politama, bertolak dari itu, siap lepas landas menyongsong masa depan dunia pendidikan dan kerja .

Selain itu, ada kabar duka. Salah satu peserta wisuda, dari program studi akuntansi, Retno Aprilia, meninggal dunia, tepat dua minggu sebelum acara wisuda. Ini adalah kehilangan besar bagi keluarga besar Politama. Ketua Panitia mengungkapkan bahwa mendiang merupakan mahasiswa yang tekun, cerdas, dan juga rajin dalam perkuliahan. Ketua Panitia mewakili segenap keluarga besar Politama mengungkapkan ucapan belasungkawa sebesar-besarnya.