Kenalkan Boyolali, Pemkab Gelar Karnaval Mobil Hias

Boyolali – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali kembali menggelar Karnaval Mobil Hias dan Kostum. Dengan tajuk “#2nd Boyolali Smile of Java Carnival (BSJC)”, Sabtu (30/11/2019) mendatang. Agenda dengan tema Flora Kriya Indonesia ini diyakini bakal meramaikan kawasan Boyolali Kota.

Peserta yang mendaftar Karnaval Mobil hias untuk memperebutkan hadiah total sebesar Rp 180 juta ini tidak hanya dari wilayah Boyolali saja. Beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Demak, dan Lumajang, Jawa Timur juga turut meramaikan event yang sudah dua kali digelar ini. Ketua panitia, Dika Mahendra mencatat hingga Selasa, (26/11/2019) malam, jumlah pendaftar mencapai 43 peserta.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Boyolali, Rita Puspitasari menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk branding Kabupaten Boyolali. Meski mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat namun pihaknya sengaja tidak mengadakan kegiatan ini tiap tahun. Sementara penyelenggaraan pertama adalah tahun 2015 lalu. “Kegiatan ini sebagai bagian mengenalkan Boyolali,” ujar Rita dilansir dari siaran resmi Pemkab, saat jumpa media di kawasan Boyolali Kota, Rabu (27/11/2019).

Karnaval ini dimulai di Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali kemudian mengarah ke Boulevard Soekarno, berbelok ke kiri menyusuri Jalan Pandanaran hingga finish di depan Galaxy Swalayan atau timur Pasar Sunggingan. Selama rute perjalanan terdapat dua panggung pentas di Monumen Susu Murni depan Pasar Boyolali yang merupakan panggung kehormatan. Sementara panggung kedua di pertigaan Galaxy Swalayan dimana para peserta dipersilahkan menampilkan atraksi selama lima menit.

Ambil Tema Flora Kriya

Karnaval mobil hias kali ini mengambil tema Flora Kriya Indonesia. Di mana unsur utama yang wajib menonjol adalah hiasan bunga dan turunannya seperti buah dan tanaman. Hanya saja, panitia tidak membatasi pemakaian bunga asli maupun bunga tiruannya. Sementara itu ukuran kendaraan dibatasi tinggi dan lebar maksimal 4 meter.

Start di Jalan Ir Sukarno, Komplek Setda Boyolali kemudian menyusuri Jalan Pandanaran hingga finis di depan Galaxy atau timur Pasar Sunggingan. Peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan atraksi di depan panggung kehormatan dan tempat finish. “Panggung kehormatan disediakan depan Monumen Susu Murni. Untuk atraksi dibatasi maksimal selama 5 menit.” Adapun penilaian terdiri dua aspek. Yaitu, mobil hias sendiri dan kostum.

Setiap peserta bisa mengikuti aspek mobil hias maupun keduanya. Untuk kostum maksimal terdiri 25 orang. Namun, dari informasi peserta, rata- rata terdiri 5-15 orang saja. Juri selain dari Diskominfo, juga berasal dari ISI Surakarta. Selama pelaksanaan karnaval, jalur yang dilalui peserta sementara ditutup untuk kendaraan umum. Panitia juga menyediakan pengawal untuk masing masing peserta. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar penonton tidak mengganggu atau mengambil hiasan mobil peserta. Selama pelaksanaan karnaval, jalur yang dilalui peserta sementara ditutup untuk kendaraan umum. Panitia juga menyediakan pengawal untuk masing- masing peserta. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar penonton tidak mengganggu atau mengambil hiasan mobil peserta.

Add Comment