Hadapi Tantangan Bonus Demografi, Pemkab Sragen Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Pelatihan Berbasis Kompetensi di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (4/11/2019). (Foto: Pemkab Sragen)

Sragen – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen adakan Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (4/11/2019). Acara yang secara rutin dilakukan setiap tahun tersebut kali ini diikuti oleh sebanyak 256 peserta.

PLT Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen Sarwaka mengatakan sebanyak 16 paket pelatihan ini dilaksanakan oleh UPTD BLK Dinas Tenaga Kerja dan UPT LK Technopark Sragen. “Maksud penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi ini tentu memberikan keterampilan kepada masyarakat usia kerja agar dapat mengisi peluang kerja,” terang Sarwaka, dikutip dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Sragen.

Pelatihan kerja ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan membantu mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Sragen. Pelatihan juga bertujuan untuk membekali serta mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki sikap pengetahuan dan ketrampilan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri dan usaha jasa lainnya juga menjadi tujuan pelatihan tersebut.

Ibu-ibu kader PKK juga menjadi peserta dalam pelatihan ini sehingga dapat mewujudkan wirausaha mandiri setelah mendapatkan pelatihan keterampilan dari Disnaker Sragen dan pendampingan usaha dari BAZNAS Sragen. Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan ibu-ibu kader PKK yang telah mengikuti pelatihan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Tantangan Bonus Demografi

Disnaker Kabupaten Sragen melalui UPTD BLK Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan tim penggerak PKK dan BAZNAS Kabupaten Sragen merupakan bentuk sinergitas lintas satker atau organisasi. Bentuk sinergitas tersebut adalah dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya kader PKK melalui pelatihan kerja dan pendampingan usaha. Langkah tersebut merupakan ikhtiar dari Pemerintah Kabupaten Sragen untuk terus mengentaskan kemiskinan juga mengurangi angka pengangguran di Sragen.

Bupati Yuni juga berterimakasih kepada BAZNAS Sragen yang telah menjadi partner bagi pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam rangka mengentaskan pengangguran yang ada di Kabupaten Sragen. “Presiden kita saat ini sedang konsentrasi betul bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia,” kata Bupati Yuni. Menurutnya banyak negara yang iri dengan Indonesia dalam hal SDA dan SDM yang luar biasa.

Pendapat Yuni terkait sikap negara lain pada Indonesia, bukan tanpa sebab. Menurut United Nations, transisi demografi yang terjadi pada beberapa dekade terakhir di Indonesia akan membuka peluang bagi Indonesia untuk menikmati bonus demografi pada periode tahun 2020-2030. Pada saat tersebut penduduk usia produktif berjumlah dua kali lipat dari penduduk non-produktif. Peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena hanya akan terjadi satu kali dan itu dapat terjadi apabila penduduk usia produktif benar-benar bisa berkarya dan berkiprah secara produktif. Sehingga diharapkan bonus demografi ini benar-benar dapat mendorong perekonomian Indonesia dimasa mendatang (Maryati, 2015).