Tunjang Kegiatan Akademik, USB Bagikan Netbook pada Mahasiswa

Mahasiswa USB menerima pembagian laptop dari Yayasan Setia Budi. (Foto: Humas USB)

Yayasan Pendidikan Setia Budi membagikan netbook kepada seluruh mahasiswa Universitas Setia Budi yang sudah memasuki semester 3. Pemberian fasilitas netbook tersebut telah memasuki tahun ke-sebelas, dimana kegiatan ini pertama kali diselenggarakan pada Tahun Akademik 2008/2009. Kegiatan pembagian netbook merupakan program rutin tahunan yang menjadi komitmen Universitas Setia Budi dalam memberikan fasilitas pendidikan bagi mahasiswanya. Disampaikan oleh Wakil Rektor III USB, Narimo, ST., MM, fasilitas netbook ini diberikan dengan tujuan untuk digunakan sebagai sarana penunjang proses pembelajaran, tidak hanya dalam kegiatan akademik namun juga di kegiatan non akademik.

Dilansir dari situs resmi Universitas Setia Budi, terdapatnya fasilitas pendidikan berupa netbook tersebut diharapkan dapat membantu dan mempermudah mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran, serta membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen. Fasilitas netbook tersebut juga didukung dengan adanya fasilitas hotspot area di seluruh kawasan kampus, sehingga mempermudah mahasiswa mendapatkan koneksi internet gratis untuk mengakses informasi yang diperlukan.

Sebelum menerima netbook dengan merk Lenovo tersebut, mahasiswa terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian yang berisi kesediaan menggunakan notebook untuk kegiatan perkuliahan dan kegiatan akademis lain di Universitas Setia Budi, bertanggung jawab sepenuhnya terhadap penggunaan dan perawatan notebook, menghubungi Kepala Bagian SIM jika terjadi kerusakan pada notebook, tidak memindahtangankan hak kepemilikan/menjual atau menggadaikan notebook selama masih menjadi mahasiswa Universitas Setia Budi, melakukan registrasi ulang (evaluasi) notebook setiap semester untuk memastikan keberadaan notebook secara fisik, serta kesediaan untuk menerima sanksi akademis bila melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.

Peran Teknologi dalam Pendidikan

Perkembangan teknologi yang pesat dan era globalisasi mengubah kegiatan belajar mengajar konvensional menjadi bentuk digital dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.

Sebagai hasil dari pencapaian ilmu pengetahuan dan sangat bermanfaat bagi manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, teknologi nyatanya juga digunakan dalam pendidikan. Siswa dapat mengakses semua jenis informasi selama kegiatan belajar di dalam dan di luar lingkungan pendidikan, begitu pun guru yang dapat menggunakannya di kelas untuk meningkatkan aktivitas mengajar agar hidup dan menarik. Adalah masuk akal untuk melihat bahwa ada banyak jenis gadget yang dapat digunakan seperti: smartphone (handphone), laptop, fokus, komputer (pribadi) yang terhubung oleh media online digital/internet di sebagian besar sekolah. Dewasa ini, mampu menerapkan media digital dalam kegiatan belajar mengajar bahkan membuat guru dapat memenuhi salah satu syarat sebagai guru profesional.

Kemajuan yang terus berkembang menuntut juga peningkatan kualitas dan daya saing lulusan. Sebagaimana menurut Uno dan Lanatenggo (2011) kecenderungan pendidikan Indonesia di masa mendatang di antaranya adalah berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance learning), sharing resource bersama antar lembaga pendidikan/latihan dalam sebuah jaringan perpustakaan dan instrumen pendidikan lainnya (guru, laboraturiom) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku; serta penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM multimedia dalam pendidikan secara bertahap menggantikan televisi dan video.

Inovasi-inovasi di bidang teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di sekolah menjadi hal yang kemudian dibutuhkan. Penggunaan media ini diharapkan dapat merangsang pikiran, perasaan, minat serta perhatian peserta didik sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat terjadi. Selain itu menurut Enny dan Dianawaty (2019) dalam penelitiannya yang berjudul Peran Teknologi Terhadap Kemajuan Pendidikan membuat proses pembelajaran akan lebih efektif karena penggunaan media pembelajaran memungkinkan teratasinya hambatan dalam proses komunikasi guru dan peserta didik seperti hambatan fisiologis, psikologis, kultural, dan lingkungan. Harapannya. hadirnya kemajuan teknologi terlebih di bidang teknologi Informatika dan Komunikasi di bidang pendidikan dapat memberi manfaat yang sangat besar untuk meningkatkan kemajuan mutu pendidikan itu sendiri.