Rektor: UMS Semakin Dekat Menuju World Class University

Rektor UMS Sofyan Anif optimis langkah UMS untuk menjadi World Class University semakin menemukan jalan terang. (Foto: UMS)

Kartasura – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Sofyan Anif optimis langkah UMS untuk menjadi World Class University semakin menemukan jalan terang. Kampus yang dipimpinnya saat ini mengalami berbagai kemajuan terkini.

“Yang lebih menggembirakan, UMS menjadi salah satu dari dua PTS di Indonesia yang sudah disetujui Kemenristekdikti untuk akselerasi World Class University,” ujar Rektor.

Dari segi perkembangan pendaftaran mahasiswa baru, Rektor menjelaskan jika jumlah pendaftar per-Mei 2019 sebanyak 8.685 pendaftar. Angka ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni per-Mei tahun 2018 sejumlah 9.967 pendaftar dan tahun 2017 sebanyak 9.794 pendaftar terhitung perbulan Mei.

Tetapi yang lebih membanggakan, PMB per-Mei tahun 2019 jumlah pendaftar yang teregistrasi mencapai angka paling tinggi, yaitu sebanyak 4.030 mahasiswa. Jumlah ini lebih banyak dari tahun 2018 yang hanya 3.574 mahasiswa dan tahun 2017 sejumlah 3.064 mahasiswa teregistrasi.

“Alhamdulillah, UMS semakin dipercaya masyarakat sehingga yang resmi registrasi itu meningkat. Dan saya yakin setelah bulan Mei akan semakin meningkat jumlah pendaftarnya,” ungkapnya.

Berlanjut dari aspek prestasi rangking perguruan tinggi, baru saja diumumkan UMS dinobatkan sebagai PTS terbaik Nasional tahun 2019 versi Uni Rank. Jika digabungkan dengan rangking PTN, UMS berada di urutan nomor 10. Kemudian disusul prestasi Perpustakaan UMS yang terakreditasi A dan Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat masuk dalam kategori Cluster Mandiri.

Rektor juga menyebutkan bahwa UMS telah menyandang status terakreditasi A. Yang lebih menggembirakan lagi, berdasarkan laporan Lembaga Penjaminan Mutu (LJM) UMS, Program studi terakreditasi A sebanyak 26 prodi, sedangkan 25 Program Studi lainnya terakreditasi B. Dan UMS sudah tidak memiliki Prodi terakreditasi C.

“Artinya jumlah prodi kami sudah lebih dari 50 persen terakreditasi A. Kami terus melakukan pengembangan supaya Prodi yang masih B, segera menjadi A,” lanjutnya.

Strategi Menuju World Class University

Langkah UMS menuju World Class University terus digerakkan. Salah satunya yaitu melakukan kerja sama internasional dengan universitas terkemuka di luar negeri. Lebih dari sepuluh universitas luar negeri yang menjadi mitra pendidikan UMS. Baru-baru ini, UMS juga menggandeng Univesity of Hull United Kingdom, sebuah universitas riset publik di Kingston Upon Hull, yakni sebuah kota di East Riding of Yorkshire, England.

“Kita kerja sama bentuknya join degree, yaitu 3 plus 1. Jadi 3 tahun di UMS tambah 1 tahun di Hull University. Sebelumnya FEB UMS sudah jalin kerja sama dengan Taiwan, Korea dan Australia,” ujar Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional UMS Soepatani.

Kerja sama dengan universitas luar negeri secara umum juga diwujudkan dalam bentuk Journal Collaboration / Publication, visiting Professor, Student Exchange, Lecture Exchange, Student Internship dan masih banyak bentuk kerja sama lainnya. Rekor menjelaskan, dengan memiliki program penguatan reputasi internasional, UMS memberikan beasiswa pada mahasiswa asing.

Selan itu, tambah Rektor, UMS juga menargetkan memiliki jurnal bereputasi internasional sebanyak 500 Scopus hingga Agustus 2019. Untuk itu, pihaknya akan memberikan penghargaan baik kepada dosen maupun mahasiswa berprestasi, untuk mereka yang bisa membuat jurnal internasional. Penghargaan tersebut berupa uang tunai ataupun jaminan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

“UMS juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa melalui jurnal collaboration, ataupun melalui FKIP sudah melakukan magang di beberapa perguruan tinggi di Asean,” kata Sofyan Anif.

Terkait dengan SDM, UMS telah dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitasnya. Rektor membeberkan data, dari 630 tenaga pendidik, yang sudah lulus S3 sebanyak 167 orang, dibarengi dengan SDM yang sedang studi S3 sejumlah 103 orang. Artinya 40 persen SDM di UMS sudah atau sedang studi S3.

“Untuk lebih meningkatkan SDM di UMS, maka dibuat beberapa program seperti Akselerasi Doktor. Program tersebut berupa Smart Ph.D Partnership antara UMS dengan Perguruan Tinggi Malaysia khususnya UPSI, Pengiriman Beasiswa ke Luar Negeri, Perekrutan Doktor baru dan Studi Lanjut S3 secara regular,” katanya.

Lebih lanjut, Rektor menyebutkan bahwa program selanjutnya yaitu Akselerasi Guru Besar, saat ini UMS sedang melakukan pendampingan kepada 55 Doktor dan Lektor Kepala untuk menjadi guru besar. Ditargetkan akselerasi tersebut selesai semua sampai tahun 2021.

Persaingan antar perguruan tinggi di Indonesia yang semakin ketat menuntut PTN maupun PTS untuk meningkatkan mutu pendidikannya, salah satunya dengan mencapai predikat World Class University.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Ditjen Kelembagaan Kemenristekdikti Patdono Suwignjo memaparkan, predikat tersebut sangat penting untuk diraih, karena ke depan persaingan antar perguruan tinggi tidak hanya antara yang berstatus negeri dan swasta saja, tetapi juga akan melibatkan perguruan tinggi asing pula. Hal ini disebabkan karena pengaruh globalisasi dan internasionalisasi perguruan tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut, dirinya kemudian menjelaskan konsep mengenai discruptive innovation yang diterapkan di perguruan tinggi. Dia menjelaskan bahwa konsep discruptive innovation dalam pendidikan dibagi menjadi tiga, yaitu high end, low end, dan mainstream. High end customer adalah ketika mahasiswa memiliki permintaan sangat tinggi terhadap perguruan tinggi. Low end customer ketika permintaan tersebut masih rendah.

“Di antara high dan low ada mainstream, yaitu apa saja bisa terjadi. Namun yang kemudian memenangkan persaingan adalah yang paling banyak memenuhi high end,” jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa untuk memenangkan persaingan maka perguruan tinggi harus dapat menyesuaikan hal tersebut. “Industri yang ingin memenangkan persaingan harus menyesuaikan. Kemudian yang sudah high harus memiliki inovasi dan pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.

Add Comment