Permintaan Meningkat Jelang Lebaran, Pemkot Jamin Pasokan Pangan Aman

Pemkot memantau kebutuhan pangan masyarakat Solo jelang idulfitri 2019. (Foto: rri.co.id)

Surakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) menjamin aman ketersediaan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Solo pada momentum ramadan dan idulfitri 2019. Jaminan diberikan kendati permintaan kebutuhan pangan cenderung meningkat menjelang hari raya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagyo mengungkapkan, ketersediaan bahan pangan tercukupi pada bulan ramadan sampai dengan lebaran. Sesuai perintah Presiden melalui Menteri Perdagangan, wajib menyediakan bahan pangan yang cukup dan mengendalikan harga yang wajar.

“Kami akan membantu melancarkan distribusi barang dan melakukan pemantauan ketersediaan barang yang melibatkan TNI-POLRI. Mereka bekerja sama dengan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah),” ujarnya dalam laman resmi Radio Republik Indonesia, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, sampai bulan Maret 2020 ketersediaan pangan di Kota Surakarta terutama beras, gula, minyak goreng, masih aman. Sementara untuk kebutuhan LPG 3 kilo gram juga cukup, bahkan sampai bulan Desember 2020. “Selain itu, Pemkot bekerja sama dengan Bulog Sub Divre III Surakarta, juga menyiapkan daging kerbau sebanyak 4-5 ton. Semuanya akan disimpan di gudang Bulog Kartasura,” lanjutnya.

Pasar Murah di Lima Kecamatan

Subagyo menambahkan, meski ketersediaan bahan pangan di Solo cukup, pihaknya tetap akan melakukan pasar murah. Kegiatan ini akan berlangsung di lima kecamatan Kota Bengawan pada 18-27 Mei 2019. Pasar murah bekerja sama dengan Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS).

Pasar murah tersebut menyediakan gula, daging beku, minyak goreng, beras sejumlah 2.500 paket di masing-masing kecamatan. Selain itu juga diselenggarakan pasar murah Mirunggan Gotong Royong Bakdan ono Solo. “Kegiatan ini berlangsung di Balaikota Surakarta pada 28-29 Mei 2019 diikuti 150 stand dari Kota Solo,” tutur Subagyo.