Kenalkan Desa Wisata Rotan Trangsan, Mahasiswa ISI Solo Berikan Pelatihan Produksi Video Kreatif

Mahasiswa Prodi Televisi dan Film Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan pelatihan produksi video kreatif untuk mengenalkan potensi Desa Wisata Rotan Trangsan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Selasa (7/5/2019). (Foto: rri.co.id)

Sukoharjo – Mahasiswa Program Studi Televisi dan Film Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan program pemberdayaan penguat promosi Desa Wisata Rotan Trangsan Pendapa Wetan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo bagi pemuda desa setempat. Program tersebut diselenggarakan dalam bentuk pelatihan memproduksi sebuah video kreatif, Selasa (7/5/2019).

Kegiatan yang bertujuan untuk menegenalkan desa wisata ini merupakan realisasi dari program kreativitas mahasiswa (PKM) bidang pengabdian masyarakat yang mendapatkan pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Anggota PKM yang berjumlah empat orang yaitu Daniel Andhika Morgana, Sigit Rizal Hidayat, Firdana Bilankawa, dan Alpin Ramadhian, memberikan pelatihan kepada sepuluh remaja di kawasan Desa Wisata Rotan Trangsan.

Pelatihan tersebut diisi dengan workshop, pembuatan akun media sosial, serta pembimbingan proses pembuatan video kreatif selama satu bulan setiap hari Sabtu dan Minggu, hingga 19 Mei 2019 mendatang.

Ketua PKM Pengabdian Masyarakat Prodi Televisi dan Film ISI Surakarta Daniel Andhika Morgana mengatakan, setelah dilakukan riset, ternyata penduduk lokal desa setempat justru kurang mengetahui potensi desa yang produksinya telah dikirim ke berbagai negara. Para pemuda banyak yang telah memiliki gawai canggih, tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk berkreasi di era digital.

Sehingga harapannya, tambah Daniel, dengan adanya pelatihan ini para pemuda Desa Trangsan ikut berperan dalam memajukan desa. “Harapannya dengan PKM mahasiswa prodi TF ini dapat menghasilkan ide-ide kreatif terkait dengan bagaimana peran pemuda khususnya yang memiliki sebuah desa dengan sumber daya kerajinan rotan yang sangat tinggi, yang nantinya pembuatan ide-ide kreatif , bisa membantu para pemuda di desa itu untuk mengangkat potensi Desa Trangsan semakin maju dan dikenal masyarakat luas,” jelasnya dalam laman resmi Radio Republik Indonesia.