YBM PLN Area Surakarta dan Komunitas Rumah Syukur Bersinergi Membangun Ekonomi Umat

Suasana Buka Bersama sekaligus penyerahan dana hibah YBM PLN Area SUrakarta dan Komunitas Rumah Syukur. (Foto: Venus Srawara Mahardika)

Pajang, Laweyan – Ada yang berbeda dari kegiatan YBM PLN Surakarta pada bulan puasa tahun ini. Biasanya hanya sebatas bantuan hibah sembako langsung kepada warga dan komunitas tertentu. Kali ini YBM PLN Surakarta menggandeng Komunitas Rumah Syukur. Pada hari Sabtu 2 Juni 2018 lalu, telah dilaksanakan penyerahan bantuan dana hibah oleh  YBM PLN Surakarta sebesar Rp 49.800.000,00 kepada komunitas Rumah Syukur yang mendampingi 12 UMKM di Soloraya.

Acara penyerahan bantuan hibah yang dilaksanakan di Kedai Rumah Syukur, Pajang, Laweyan dihadiri oleh Sekretaris YBM PLN Pusat, Manager Area PT PLN (Persero) Surakarta, Kepala komunitas Rumah Syukur, dan anggotanya beserta 12 UMKM naungannya serta tamu undangan lainnya. Acara dimulai dengan kultum dari beberapa narasumber sembari menunggu buka puasa bersama. Ir. Heru SS MM penulis buku best seller Total manajemen berbasis Al fatihah sekaligus Founder Rumah Syukur mengawali ceramah sekaligus ucapan terimakasih kepada YBM PLN atas bantuan hibah untuk UKM binaannya.

Selain itu ia menambahkan dalam ceramahnya mengenai membangun usaha dengan spirit Al-Fatihah sesuai dengan nilai dari Rumah Syukur.  “Sebagai umat Islam, kita sudah memiliki modal yang begitu banyak. Kita memiliki modal fisik, jiwa dan pikiran yang berasal dari Allah. Ungkapan rasa syukur kita wujudkan dengan usaha yang sungguh-sungguh atas modal itu,” imbuhnya.

Albicia Hamzah Koordinator Konsultasi Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha Rumah Syukur menyatakan permasalahan UMKM saat ini berkenaan tentang permodalan dan pengelolaan manajemen. Ditilik dari permasalahan tersebut Rumah Syukur menggandeng YBM PLN sebagai pendonor modal dan Rumah syukur sebagai wadah konsultasi dan pemberdayaan UMKM.

Albicia bersikap profesional, “Karena kami mendapat dana hibah dari umat. Pelaporan penggunaan dana hibah ini akan disampaikan sedetail mungkin dan menunjukan peningkatan pengembangan UMKM kami. Apabila ada salah satu dari UMKM yang tidak rapi dalam pelaporannya maka akan kami eliminasi untuk pengajuan pendanaan berikutnya,” tandas Albicia Hamzah.

Penyerahan dana hibah oleh Sekretaris YBM PLN Pusat, Syaiful dan Kepala Komunitas Rumah Syukur, Heri Suparman . Dari kanan. (Foto : Venus Srawara Mahardika)

Berjamaah Membangun Kemandirian Ekonomi

Pengentasan kemiskinan bukanlah dengan memberikan bantuan langsung berupa bahan-bahan pokok maupun uang tunai. Melainkan dengan memberi mereka kemampuan untuk mencukupi kebutuhan mereka sendiri.

Sebagaimana di analogikan oleh Manager area PLN surakarta, Mundhakir. “Peningkatan taraf hidup masyarakat dengan memberdayakan mereka melalui pemberian pancing kepada masyarakat, sehingga kemandirian ekonomi dapat terwujud,” ucapnya dalam sambutan.

Program YBM PLN kali ini diharapkan oleh Ustadz Syaiful, Sekretaris YBM PLN pusat tidak hanya dilakukan hanya pada tahun in. Namun ditahun-tahun selanjutnya. Dalam sambutannya ia memiliki 4 harapan untuk YBM PLN area Surakarta.

Pertama, kerja sama antara YBM PLN dan Rumah Syukur harus menjadi Pilot project dalam permberdayaan ekonomi umat kedepannya. Kedua, pemberdayaan ekonomi tidak hanya dalam bentuk bisnis namun juga dalam bentuk mikro finance. Ketiga, untuk mempersiapkan program-program unggulan dalam di YBM sebagai cara meningkatkan taraf hidup masyarakat. Keempat, jangan lupa bersyukur.

Ada satu hal menarik yang disampaikan Ustadz Syaiful, bahwa perintah berjamaah tidak hanya dilakukan dalam persoalan sholat saja tapi juga dapat diterapkan dalam urusan pekerjaan. Prinsip kolektivitas dan gotong royong hendaknya dibangun dalam setiap sendi aktivitas tubuh umat Islam. Sehingga bangunan tubuh umat Islam dapat menjadi kokoh terutama dari segi ekonomi.

Setelah acara serah terima usai, acara dilanjutkan dengan bincang-bincang membangun jaringan dari para tamu undangan dan narasumber untuk pengembangan program kedepan.