Kedai RR, Bila Nongkrong dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Pun Manunggal

Kedai RR tampak dari depan. Suasana berembuk ekonomi umat terasa kental di sini. (Venus Srawara Mahardika)

PAJANG, Laweyan — Apa yang umumnya Anda lakukan saat nongkrong di kafe, restoran, atau spot kuliner sejenis? Jawaban Anda bisa sangat variatif. Tapi bila Anda berhasrat nongkrong dengan semangat pemberdayaan ekonomi umat yang kental, datanglah ke Kedai Rumah Syukur. Bukan hanya nongkrong dan memanjakan diri, kedai ini memang didesain untuk mempertemukan ide usaha umat dan kerakyatan.

Terlebih apabila hiruk pikuk dan padatnya aktivitas pekerjaan Anda sehari-hari, ditambah kondisi ruang kerja serta ruang rapat yang kaku, lantas membuat pikiran Anda semakin suntuk. Kedai Rumah Syukur dapat menjadi tempat penyegar pikiran dengan berkumpul bersama keluarga, sahabat, dan rekan kerja.

Kedai Rumah Syukur, atau biasa disebut Kedai RR, menawarkan nuansa hangat nan nyaman. Beralamatkan di Jalan Parikesit Timur, Karangturi, Pajang, Laweyan, Solo, Kedai RR memberikan suntikan kesegaran bagi siapa saja yang mengunjunginya. Pengunjung serasa diculik dengan sukarela dari keramaian dan kepenatan kota, ke tempat yang lebih bersahabat.

Suasana nyaman dan penuh kekeluargaan di Kedai RR. (Venus Srawara Mahardika)

Suasana yang teduh dan damai berbalut pelayanan ramah, juga lezatnya menu sajian Kedai Rumah Syukur. Bagi penggemar original coffee tersedia berbagai macam seduhan biji kopi khas Nusantara serta aneka macam makanan ringan. Anda dapat mencoba Mie Ayam dan Nasi Goreng Syukur, menu andalan Kedai RR.

“Kedai RR merupakan salah satu dampingan usaha teman-teman di bawah naungan Komunitas Rumah Syukur, di mana Kedai RR ini dijadikan sebagai basecamp bisnis dari 11 dampingan usaha bisnis lainnya,” ujar Manager Program Rumah Syukur, Albicia Hamzah, kemarin, di Kedai RR.

Menurutnya, saat ini, Komunitas Rumah Syukur tengah mencoba pengajuan dana pengembangan dan pendampingan usaha ke Yayasan Baitul Mal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN) area Surakarta, guna peningkatan eksistensi dan keberlanjutan usaha kecil yang dirintis masyarakat.

“Komunitas Rumah Syukur dapat disebut sebagai inkubator bisnis pemberi inspirasi, pendamping, dan pembina bisnis,” terang Albi.

Berdirinya Kedai RR, lanjutnya, menjadi penting sebagai hulu bisnis untuk usaha kecil menengah (UKM), karena selain tempat berjualan, juga merupakan tempat berkumpul yang nyaman dan bersahabat.

Booth HIK ala Kedai RR. (Venus Srawara Mahardika)

Manager sekaligus Barista Kedai RR, Titis Hariwiyono, berharap, dengan dibukanya Kedai RR dapat memberi manfaat bagi orang banyak, khususnya pengunjung.

“Keuntungan dari hasil penjualan memang dicari, namun bukan menjadi orientasi utama Kedai RR dibuka. Bagi saya, memberi kepuasan pelanggan adalah yang paling utama,” tandas Titis.

Salah satu pengunjung yang juga pengusaha, Irfanus Prasetyo Wibowo, berkomentar, “Asyik, sih, tempatnya. Membantu juga ketika kumpul sama pebisnis senior di tempat ini. Bisa sharing-sharing dan dapat masukan pengembangan usaha. Apalagi pemula seperti saya,” kata Pengelola Ayam Geprek Abang Ireng Colo Madu ini.

Pengunjung lainnya, Abi Firmansya, merasakan atmosfer kekeluargaan dan persahabatan di Kedai RR.

“Saya mendapat sambutan hangat dan senyum dari Mas Barista saat pertama datang tadi. Aku suka,” ucap Abi.

Profil Rumah Syukur

Rumah syukur merupakan komunitas sosial yang bergerak di bidang pendidikan, lingkungan, dan sosial serta ekonomi. Komunitas yang didirikan pada 12 September 2016 di Laweyan Kota Solo tersebut telah melaksanakan berbagai program. Salah satunya, program ekonomi pemberdayaan umat melalui Pengembangan dan Pendampingan UKM.

Rumah Syukur memiliki landasan teologis dalam gerakannya, yakni konsep syukur. Komunitas Rumah Syukur melandaskan gerakannya pada Quran Surat Ibrahim ayat 7 tentang kebutuhan manusia, yakni bersyukur.

“Setiap usaha, pekerjaan yang dilakukan oleh manusia, adalah wujud syukur yang dilakukan hamba kepada Tuhannya,” tutur Albi.

Komunitas ini memiliki tiga misi, yakni menjalin silaturahmi, mensinergikan potensi dan bekerja sama amal soleh dan gotong royong; ,engembangkan kemandirian dan keberuntungan usaha berbasis manajemen syariah; mengusahakan kebaikan usaha untuk sukses beruntung dunia dan akhirat.

Hingga kini, Rumah Syukur telah membentuk inkubator bisnis dalam memberikan inspirasi, pendampingan, dan pembinaan bisnis. Adapun 12 UKM di bawah Rumah Syukur, yakni Sosis Bakar, Hyundai Konveksi, Utami Laundry, Al Abid Snack, Warung Makan Masakan Jawa, Batik Klasik, Rice Box Gila Gila, Papapia Mie Ayam, Kedai RR, Warung Makan Sop Ayam Kampung, Catering RR dan, RR Mart.

Pendampingan telah berjalan selama kurang lebih 12 tahun. Proses pendampingan sekaligus konsultasi perkembangan usaha dilaksanakan seminggu sekali terhadap anggota-anggota, pendiri UKM. Dalam silaturahmi mingguan ini, diberikan pembinaan, semacam konsultasi usaha, manajemen keuangan, strategi pemasaran, dan penguatan jaringan.