Seni Musik Ronda Thek-thek, Daya Tarik Klasik Desa Wisata Kesenian Gombang Sawit

Grup ronda thek-thek Desa Gombang telah sering unjuk kebolehan di berbagai festival dan lomba. (Pemkab Boyolali)

SAWIT, Boyolali — Bila umumnya Boyolali menawarkan wisata alamnya yang menakjubkan, Desa Gombang, Kecamatan Sawit, menyajikan seni musik ronda thek-thek. Dengannya, Kepala Desa Gombang, Ahmadi Wahyu Wibowo, bertekad membangun Dewi Kembang, akronim dari Desa Wisata dan Kebudayaan Madani Gombang.

Sebenarnya tidak mudah melacak asal muasal seni musik berinstrumen kenthongan ini. Tapi boleh dibilang, seni musik ronda thek-thek banyak ditemukan di Jawa Tengah. Turun-temurun kenthongan dimanfaatkan sebagai pemberi tanda, sarana ronda, dan alat musik, kini ia dapat dimainkan lebih baik dalam event-event kesenian.

Grup ronda thek-thek Desa Gombang telah sering unjuk kebolehan di berbagai festival, lomba, hingga acara formal maupun non-formal, dalam dan luar daerah. Melalui seni Ronda Thek-thek inilah, Desa Gombang memantapkan langkah menuju Desa Wisata Kesenian.

“Untuk melestarikan gaung Ronda Thek-thek, terbentuk tiga grup ronda thek-thek yang aktif sampai saat ini. Grup Monek, Gampring, dan Sami Remen. Jumlah anggotanya bervariasi. Ada yang 15 orang, 10 orang, dan 8 orang,” terang Kades Ahmadi Wahyu Wibowo, Selasa (17/4/2018), Dirilis Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Seluruh anggota, sambung Ahmadi, adalah warga yang sering bertugas melakukan ronda di Poskamling.

“Karena pada dasarnya, seni ini kan terinspirasi dari ketukan kenthongan yang lazim dibawa saat ronda,” ujarnya.

Ia berharap, seni thek-thek di Desa Gombang, selain melestarikan budaya juga mampu mewujudkan Desa Wisata dan Kebudayaan Madani Gombang atau Dewi Kembang.

“Karena, seni ronda ini melibatkan seluruh unsur masyarakat,” tutur Ahmadi.

Selain seni thek-thek, Desa Gombang terkenal pula memiliki banyak kelompok seni, mulai dari seni karawitan, seni wayang, seni tari, seni musik hadroh, bahkan seni modern band.

Landmark Desa Wisata Gombang yang merepresentasi semangat kesenian warganya. (Pemkab Boyolali)

Ahmadi mengaku, target Desa Gombang menjadi Desa Wisata Kesenian merupakan target jangka panjang bagi Pemerintah Desa. Salah satu tujuan meraih predikat tersebut adalah peningkatan PAD desa.

“Dari potensi-potensi itulah kami bertekad untuk menjadikan desa kami sebagai Desa Wisata Kesenian. Harapan kami, Desa Gombang bisa menjadi desa yang lebih baik lagi, bisa dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.

Memantapkan langkah itu, Desa Gombang melakukan berbagai macam pembangunan, seperti pengoptimalan sumberdaya alam serta sumberdaya manusia.

“Kami juga dalam rangka tengah menyiapkan fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk menjadi sebuah desa wisata. Dalam hal ini, kami juga akan mengoptimalkan potensi lain yang kami miliki untuk dipadukan sebagai desa wisata, yaitu wisata air, karena kami juga memiliki potensi tersebut,” ucap Ahmadi.