Debra Lunn dan Michael Mrowka, Ibu dan Bapak Perpustakaan Ganesa Gentan

CERIA – Meski tak muda lagi, Debra Lunn dan Michael Mrowka, terus bersemangat membangun Perpustakaan Ganesa. (Foto: Muhammad Richa Saputra)

Baki, SURAKARTADAILY.COM ** Hari itu, pengunjung Perpustakaan Ganesa lebih banyak dari biasanya. Mayoritas adalah anak-anak antara umur enam sampai dua belas tahun. Perpustakaan ini memang sering dikunjungi anak-anak. Namun, hari ini ada hal yang lebih menarik. Belajar menyusun Lego.

Hari itu, pertengahan Desember 2017, pendiri Perpustakaan Ganesa, Debra Lunn dan Michael Mrowka, sedang berkunjung ke Indonesia. Jarang memang mereka berdua mampir mengunjungi perpustakaan yang merupakan ide mereka sendiri. Kali ini, mereka membawa oleh-oleh berupa banyak sekali aneka bentuk Lego.

“Permainan Lego ini dapat mengasah kreativitas dan daya kritis anak. Anak saya sendiri sejak kecil bermain lego dan kini, ia bisa memiliki dua pekerjaan sekaligus, sebagai ilmuwan dan pengacara. Saya rasa ini dampak positifnya,” ucap Debra.

Tepat pukul satu, kegiatan dimulai. Anak-anak mulai ramai duduk berjajar rapi. Dengan penuh antusias mereka menyimak Debra yang ada di depan untuk memberikan arahan bagaimana menyusun Lego. Terlihat tidak sabar dari raut wajah mereka untuk segera mencobanya sendiri. Begitu pula dengan Debra. Di usianya yang menginjak 67 tahun, ia tetap total dalam melayani anak-anak.

Meskipun hanya satu tahun dua kali Debra dan Michael mengunjungi Indonesia, mereka tetap antusias dan semangat ketika bertemu dengan anak-anak. Dengan penuh kesabaran, mereka berdua mendampingi anak-anak yang sedang bermain Lego.

“Saya sangat menyukainya,” kata Michael saat menyaksikan raut wajah anak-anak yang senang saat bermain Lego.

Debra dan Michael, pasangan pengusaha batik asal Ohio, Amerika Serikat, ini sudah 15 tahun bolak-balik Amerika Serikat-Indonesia. Mereka merupakan kreator batik dan sudah banyak desain lahir dari tangan mereka. Bahkan pakaian batik yang dipakai Michael pun merupakan desain buatannya sendiri.

Dalam menjalankan bisnisnya, ia menggandeng perusahaan Pria Tampan Batik. Perusahaan yang berada di Gentan, Baki, Sukoharjo itu juga menjadi tempat awal beliau berdua menjalankan ide Perpustakaan Ganesa.

Ide Membangun Perpustakaan

Awal ide ini berasal dari keprihatinan Debra dan Michael ketika mereka berdua hendak mencari perpustakaan di sekitar perusahaan Pria Tampan Batik. Mereka berdua terkejut saat menyadari bahwa di daerah itu tidak ada perpustakaan umum. Padahal, menurut mereka, di daerah asalnya sana, sangat mudah dijumpai perpustakaan umum, bahkan di kota kecil sekalipun.

Mereka berpikir, apakah minat baca orang Indonesia begitu rendahnya, sehingga sulit sekali menemukan perpustakaan. Namun, ketika datang ke sebuah pameran buku, mereka cukup terkejut melihat begitu ramainya pengunjung yang datang.

Debra dan Michael menemukan sesuatu di sana. Begitu banyak orang yang hanya melihat-lihat buku dan membaca di tempat, namun mereka tidak membelinya.

“Sepertinya, hanya saya dan Debra yang membeli (buku) waktu itu,” kata Michael saat mengobrol bersama sebelum acara dimulai.

Mereka berdua kemudian berpikir bahwa ternyata masyarakat Indonesia juga memiliki kecenderungan membaca yang relatif tinggi. Namun masalahnya, akses yang susah terhadap berbagai macam buku. Orang Indonesia juga rata-rata tidak punya cukup uang untuk membeli buku.

Dari sinilah Debra memiliki ide untuk membangun sebuah perpustakaan yang mudah diakses untuk semua kalangan. Perpustakaan yang semua orang bisa dengan bebas dan gratis membaca buku. Dengan dukungan pemilik Pria Tampan Batik, dibuatlah perpustakaan umum di Gentan. Menempati bangunan di lantai dua di atas tempat mencuci mobil, tempat ini menjadi tempat yang unik untuk sebuah perpustakaan.

Minat mereka berdua yang tinggi terhadap membaca ternyata juga menjadi motivasi tersendiri, mengapa memilih ide untuk membuat perpustakaan. Hobi membaca yang dimiliki sejak kecil membuat mereka memiliki dorongan untuk menularkannya pada banyak orang. Dan dengan Perpustakaan Ganesa inilah, mereka mempunyai misi untuk meningkatkan budaya membaca orang Indonesia.

Perpustakaan Ganesa terletak di Jalan Raya Songgolangit No. 30, Gentan, Baki, Sukoharjo. Jika Anda melewati Tugu Lilin daerah Pajang, tinggal lurus ke arah selatan hingga perempatan. Di kiri jalan ada tempat cuci mobil di lantai satu, dan ada tulisan Perpustakaan Ganesa di lantai dua.