POPDA 2017 Ajang Cetak Atlet Tingkat Nasional

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyamo pada acara pembukaan POPDA 2017 yang di selenggarakan di Stadin Sriwesari, Jumat (26/08/2017) (Sumber: Pemkot Surakarta)

Laweyan, SURAKARTADAILY.COM ** Menjadi wakil Kota Surakarta dalam event olah raga tingkat regional Jawa Tengah dan nasional merupakan prestasi yang membanggakan. Kesempatan itulah yang sedang diperebutkan oleh atlet pelajar tingkat SD/SMP/SMA se Kota Surakarta dalam ajang  Pekan Olah Raga Daerah (POPDA) Kota Surakarta 2017.

“Ada beberapa tujuan dari penyelenggaraan POPDA ini, diantaranya untuk menjaring atlet pelajar yang dipersiapkan mengikuti POPDA Propinsi dan juga mencari atlet berbakat untuk dibina di level yang lebih tinggi,” terang Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Surakarta, Joni Hari Sumantri seperti yang dikutip dari laman resmi Pemkot Surakarta.

Kota Surakarta merupakan sendiri merupakan  juara umum POPDA Provinsi Jawa Tengah 2016 silam. Wali Kota FX Hadi Rudyamo berharap ajang POPDA Surakarta ini akan memunculkan atlet-atlet berprestasi.  Mereka diharapkan tidak hanya dapat mempertahankan gelar juara umum POPDA Jawa Tengah tahun ini, tetapi juga mengharumkan nama Kota Surakarta di tingkat nasional bahkan bukan tidak mungkin tingkat internasional.

Selain berkesempatan menjadi wakil Kota Surakarta di ajang olahraga yang lebih tinggi. Mereka juga bersaing memperebutkan ratusan medali dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan sejak Jumat (26/08/2017) hingga Kamis (07/09/2017).

“POPDA 2017 memperebutkan Piala Bergilir Walikota dan hadiah uang pembinaan yang totalnya mencapai puluhan juta rupah  untuk juara umum I, II dan III,” kata Jhoni saat pembukaan Polda 2017 di Stadion Sriwedari, Juma’t (26/7/2017).

Ada 13 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam POPDA 2017 yakni atletik, renang, panahan, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, bulu tangkis, sepak bola, sepak takraw, bola basket, karate, pencak silat dan taekwondo.

POPDA kali ini diikuti oleh 1.777 peserta dari 111 kontingen. Kontingen-kontingen tersebut terdiri dari 5 kontingen jenjang SD/MI, 64 kontingen SMP dan 42 kontingen SMA/SMK. Kontingen SD mewakili Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan yang ada di Kota Surakarta, sedangkan untuk SMP dan SMA/SMK, kontingen membawa bendera sekolah masing-masing.

“Jumlah atlet terbanyak ada pada jenjang SMP yakni 577 atlet yang terdiri dari 466 atlet putra dan 111 atlet putri. Sedangkan atlet pelajar SD putra sebanyak 329 orang dan 206 atlet pelajar putri,” tambah Jhoni.

Meski pembukaan berlangsung di Stadion Sriwedari, namun venue pertandingan tersebar di sejumlah tempat.  Cabang atletik akan menggunakan lintasan atletik Manahan, sementara olahraga beladiri baik karate, taekwondo maupun pencak silat dipusatkan di Gelanggang Pemuda Bung Karno. GOR Manahan dipergunakan untuk bola voli dan sepak takraw. GOR AUB untuk pertandingan bulu tangkis sementara renang di Tirtomoyo.