Warisan Budaya, Uniba Gelar Pemberdayaan Masyarakat Tentang Batik

Pemberdayaan Masyarakat Uniba Tentang Batik di Karanganyar (Foto: Uniba)
Pemberdayaan Masyarakat Uniba Tentang Batik di Karanganyar (Foto: Uniba)

Karanganyar, Surakarta Daily**Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta bekerja saa dengan bidang sosial dan budaya Bappeda Karanganyar mengadakan pemberdayaan masyarakat bagi pengrajin batik di Girilayu, Matesih, Karangnyar.

Acara ini bertujuan untuk memberingan pendampingan materi dari hal-hal yang berkaitan perbatikan, pemasaran, dan perilaku konsumen serta pembukuan dalam menjalankan Usaha Kecil Menengah (UKM). Hadir dalam pemberdayaan ini adalah 7 (tujuah) kelompok pengrajib batik dengan total hadir kurang lebih 35 orang.

Dekan fakultas Ekonomi Uniba, Sri Hartono, mengatajan jika Uniba memiliki kompetensi tentang batik dan turut dalam memberikan solusi bagi masyarakat.

“Sebagai kampus yang menyandang nama batik, UNIBA juga mempunyai wawasan tentang perbatikan dan diharapkan dapat menjawab permasalahan batik di lingkungan pengrajin batik,” ungkapnya.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Istiatin, selaku ketua panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa tujuan dari kuliah kerja pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan para pengrajin batik tentang batik.

Batik, Warisan Budaya

UNESCO sebagai Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. Tepatnya pada tanggal 2 oktober 2009. Maka, kini setiap tanggal itu diperingati sebagai hari batik nasional.

UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.