Gali Potensi Sejarah, Upaya Solo Tarik Wisatawan

Salah satu bangunan di kota solo (foto: Pemkot Surakarta)
Salah satu bangunan di kota solo (foto: Pemkot Surakarta)

Solo, Surakarta Daily** Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus berupaya untuk menarik minat wisatawan agar mau berkunjung ke Solo. Salah satunya dengan menggali potensi yang ada di Solo. Kota Solo mempunyai banyak peninggalan sejarah yang bisa diandalkan.

Banyaknya bangunan kuno yang masuk dalam Bangunan Cagar Budaya (BCB), merupakan potensi yang bisa dijual kepada wisatawan.

Heri Purwoko, Kabag. Humas dan Protokol Surakarta menjelaskan Pemkot solo memiliki potensi yang bisa dioptimalkan. Untuk itu kedepannya Pemkot akan melibatkan sejumlah dinas terkait guna meningkatkan upaya tersebut. Dinas tersebut adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Tata Ruang Kota (DTRK).

“DTRK selalu mendorong pemilik bangunan kuno untuk bisa memanfaatkan bangunannya sebagai destinasi wisata,” jelasnya dalam rilis pemkot.

2016, Tahun ‘gila-gilaan’ Pariwisata Jateng

Jawa Tengah menetapkan 2016 sebagai tahun ‘gila-gilaan’ pariwisata. Segala sesuatu yang berkaitan dengan berbagai destinasi wisata dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Mulai dari program-program paket wisata hingga dukungan infrastruktur. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, beberapa bulan lalu.

“2016 ini Jateng mau kita buat tahun gila-gilaan pariwisata, kita dorong potensi-potensi destinasi wisata yang ada di Jateng. Selain itu dengan banyak event, maka anglenya juga akan semakin menarik,” katanya.

Dirinya menyebut, Jateng kaya dengan berbagai macam destinasi wisata. Mulai dari wisata religi, wisata pantai, wisata pegunungan, wisata sejarah, wisata purbakala, hingga wisata kuliner.