Wonogiri Bisa Miliki Sport Center Olah Raga Air Berkelas Dunia

Praktisi Bisnis dan Investasi, Agus Suprapto, (Foto: Galang Taufani)
Praktisi Bisnis dan Investasi, Agus Suprapto, (Foto: Galang Taufani)

Wonogiri, Surakarta Daily**Kabupaten Wonogiri memiliki banyak potensi daerah yang dapat dieksplorasi lebih jauh, mulai dari sejarah, budaya, hingga sumberdaya alamnya. Air sebagai salah satu sumber daya alam yang dimiliki oleh Wonogiri berpotensi menjadi magnet pariwisata bagi para wisatawan. Hal ini diungkapkan oleh Praktisi Bisnis dan Investasi, Agus Suprapto, kepada Surakarta Daily, Kamis, (11/06/16).

Ia mengungkapkan bahwa potensi pariwisata air misalnya dapat dilihat dari adanya Waduk Gajah Mungkur. Waduk ini memiliki potensi menjadi lokasi Sport Center olah raga air berskala Internasional.

“Waduk Gajah Mungkur adalah potensi besar yang dimiliki Wonogiri untuk pariwisata air. Lokasi ini berpotensi menjadi Sport Center olah raga air berskala internasional,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa ada banyak jenis olah raga air, yaitu olah raga yang melibatkan air dalam pelaksanaanya. Beberapa olahraga air antara lain, renang, kano, skurfing, jet ski, polo air dan banyak lainnya. Oleh karena itu, potensi ini harus ditangkap baik oleh pemerintah setempat dan direalisasikan agar menjadi ikon destinasi utama pariwisata air di Indonesia, bahkan dunia.

Agus, yang juga familiar dengan panggilan Haji Iqbal ini, menyampaikan dengan menjadikannya kawasan Waduk Gajah Mungkur menjadi kawasan berskala internasional, maka akan menimbulkan efek domino bagi perkembangan ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, ini adalah momentum yang tepat untuk memberdayakan potensi wonogiri untuk peningkatan kesejahteraan Masyarakat.

Agus Suprapto menyampaikan sebagai putra daerah dirinya merasa tertantang untuk ikut terlibat dan berkontribusi dalam pembangunan Wonogiri kedepan. Apalagi Ia merasa yakin dengan pola kepemimpinan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memiliki pola kepemimpinan yang sangat visioner.

 

Joko, Sosok Pro Pembangunan Daerah

 Praktisi promosi daerah, Albicia Hamzah. (Foto: Surakarta Daily)
Praktisi promosi daerah, Albicia Hamzah. (Foto: Surakarta Daily)

Dihubungi secara terpisah, Praktisi Promosi Daerah, Albicia Hamzah,menegaskan dirinya merasa optimis melihat model kepemimpinan Joko Sutopo dalam melakukan pengembangan dan perubahan Wonogiri.

“Melihat kepemimpinan Bupati Wonogiri, Kurang lebih 7 (tujuh) bulan sejak di lantik bulan februari, saya merasa optimis dengan perkembangan dan perubahan wonogiri”

Albi menjelaskan figur Joko Sutopo bisa diterima dari semua golongan dan model pemimpinannya sangat akomodatif dan profesional. Hal ini bisa dilihat tidak banyaknya bongkar pasang atau pergantian SKPD / kepala dinas yang berdasarkan like dislike, tapi berdasarkan kompetensi dan dan profesionalisme. Yang terpenting lagi adah sikap membumi dengan masyarakat bawah. Hal ini menjadi modal penting dalam membangun daerah.

Sebagai praktisi promosi daerah, Albi menjelaskan mimpi bupati untuk segera memetakan potensi dan mencari keunggulan nilai jual Wonogiri, dalam hal potensi apapun harus diapresiasi bersama-sama

“Kita harus mengapresiasi bupati untuk segera memetakan potensi dan mencari keunggulan nilai jual wonogiri,” ungkap pria asal Titrtomoyo ini.

 

Prioritas Pendapatan Daerah

Albi memberikan penjelasan bahwa dengan fokus pendapatan daerah, maka hal ini akan berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat. Sehingga, hal ini juga harus menjadi skala prioritas dalam pembangun daerah Wonogiri.

“Meningkatkan Pendapatan Daerah tentunya menjadi skala prioritas untuk mengembangkan Wonogiri yang berimplikasi terhadap kesejahteraan Masyarakat,” tandas Albi.

Terkait potensi pariwisata air yang dimiliki oleh Wonogiri, Albi menyampaikan mendukung penuh untuk dilaksanakannya keinginan tersebut. Ia menambahkan jika Waduk Gajah Mungkur menjadi destinasi baru dalam pariwisata air, maka hal ini akan menambah amunisi baru destinasi pariwisata air yang ada di Wonogiri. Seperti diketahui, Wonogiri memiliki Pantai Sembukan, Pantai Nampu, dan Air Terjun Setren.

Meskipun demikian, hal ini membutuhkan komitmen bersama dari para pemangku kepentingan khususnya pemerintah daerah Wonogiri. Selain itu, pihak-pihak lain seperti swasta dan masyarakat juga dapat turut andil bersama-sama melaksanakan pembangunan daerah tersebut.