Boyolali Dorong Program E-Warong Kemensos

boyolali
Peresmian e-Warong KUBE PKH di Boyolali oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Boyolali Seno Samodro. (Pemkab Boyolali)

SISWODIPURAN, Boyolali — Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI meluncurkan Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (e-Warong KUBE PKH) bertempat di Peluncuran layanan E-warong KUBE PKH di dua kota di Jawa Tengah yaitu di Kelurahan Jebres/Jebres, Kota Surakarta dan di Kelurahan Siswodipuran, Boyolali.

Peresmian e-Warong KUBE PKH di Boyolali ini secara simbolis dilakukan oleh Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Boyolali Seno Samodro, Alfia Anggota DPR RI Komisi 8 Fraksi PDI Perjuangan, Wakil Direktur Utama BNI Supra & Andi Dulung Dirjen Penanganan Fakir Miskin.

Bupati Boyolali, Seno Samodro, mengungkapkan bahwa Boyolali siap mendukung dan mensukseskan program yang diinisiasi oleh kementerian sosial.

“Intinya, saya mendukung sepenuhnya program E Warong,” kata Seno Samodro, seperti dilansir Pemkab Boyolali.

Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan tahun ini mendirikan 300 unit Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (e-Warong KUBE PKH).

Pemasaran Produk

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, tujuan pembentukan e- Warong adalah untuk menyediakan tempat pemasaran produk- produk KUBE dan hasil usaha peserta PKH. E-Warong menyediakan kebutuhan usaha dan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah bagi anggota KUBE dan peserta PKH.

”Nanti bisa dicek harga di toko dengan di e-Warong. Ini bisa lebih murah karena distribusinya pendek langsung dari Bulog,” tuturnya saat meluncurkan e-Warong di Boyolali,

Selain itu, e-Warong juga menyediakan transaksi keuangan nontunai (elektronik), baik untuk pencairan bantuan sosial (bansos) maupun pembayaran lainnya.

Diharapkan e- Warong dapat memudahkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan, seperti beras, tepung, minyak goreng, gula, bawang, daging sapi, elpiji 3 kg, dan pupuk bersubsidi, dengan harga yang lebih murah dari pasaran,” katanya. Dalam penyediaan bahan pokok, e-Warong bekerja sama dengan Perum Bulog.

Sedangkan sistem penyaluran bantuan sosial bekerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) yang terdiri atas Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Sementara itu, Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos Andi ZA Dulung menjelaskan, pendirian e- Warong dilator belakangi arahan Presiden Joko Widodo untuk merumuskan bantuan subsidi secara nontunai.

”Pemberian bantuan subsidi nontunai harus menggunakan perbankan untuk mempermudah memantau dan mengurangi penyimpangan,” ujarnya.