Urat Nadi Perekonomian, Pemkab Karanganyar Siapkan Pembangunan Pasar Matesih

Bupating Karanganyar, Juliyatmono berbicara dihadapan para pedagang (Foto: Pemkab Karanganyar)
Bupating Karanganyar, Juliyatmono berbicara dihadapan para pedagang (Foto: Pemkab Karanganyar)

Sukoharjo, SURAKARTADAILY**Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap rencana pembangunan pasar berlangsung baik, karena pasar merupakan urat nadi perekonomian. Hal ini seiring dengan akan dilaksanakannya Pembangunan Pasar Matesih. Seperti diketahui,saat ini proses pelelangan masih berjalan hingga minggu terakhir di bulan Juli. Sehingga, tahun ini pembangunan akan segera dimulai.

Sementara itu, guna memfasilitasi para pedagang untuk tetap berjualan, Pemerintah Kab. Karanganyar akan memindah para pedagang di pasar darurat yang berlokasi di lapangan olah raga Matesih.

“Pasar darurat menyediakan sebanyak 128 unit kios dengan fasilitas meliputi pembangunan los pasar lima (5) unit, selasar mampu menampung sejumlah 260 pedagang, 72 kios dasaran dan 108 pedagang oprokan,” hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disperindagkop, Larmanto dihadapan para pedagang pasar Matesih dalam rangka sosialisasi pembangunan pasar Matesih sekaligus penataan pedagang di pasar darurat, di Balai Desa Matesih, seperti dilansir kabupaten Karanganyar, Selasa, (12/07/16)

 

Perbaikan Fasilitas

Juliyatmono mengingatkan bahwa fasilitas pasar harus dibuat sebaik mungkin untuk mendukung proses kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, fasilitas-fasilitas perlu dibangun sebaik mungkin.

“Segala macam bisa kita dapatkan di pasar, untuk itu pasar harus dibuat nyaman, aman, baik, tidak bocor di musim penghujan, ada angin-anginnya. Jalur- jalur strategis untuk diperhatikan demi kelancaran semuanya dan yang tidak kalah penting fasilitas seperti tabung pemadam kebakaran harus selalu siap,”jelas Juliyatmono.

Lanjutnya, Bupati menegaskan bahwa tugas Pemerintah disini adalah menata dan mengarahkan pedagang untuk kebaikan dan kelancaran semuanya.

“Diharapkan malam tahun baru 2017 besok, pedagang siap menempati pasar yang baru. Pemerintah tidak ingin merugikan dan menyusahkan pedagang. Untuk itu, saya minta Dinas Pasar untuk mendata keseluruhan pedagang agar dapat tertata dengan baik di pasar darurat. Semua perlu dirembug, dikomunikasikan yang baik juga,”pesannya