Bangun PLT Sampah, Solo Dinilai Mampu Penuhi Target 1000 ton Sampah Per Hari

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Mojosongo Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Mojosongo Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Solo, SURAKARTADAILY ** Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta untuk mendirikan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) hingga saat ini masih terganjal pasokan sampah. Meski begitu, Pemkot optimis akan segera merampungkan proyek pembangunan ini.

“Potensi sampah di Solo dan sekitarnya mencapai lebih dari 4.500 ton per hari. Masak mencari 1.000 ton saja tidak bisa,” Kata Direktur Pengolahan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) R Sudirman. Dirilis Humas Pemkot Surakarta.

Berdasarkan Peraturan Presiden No. 18/2016 tentang percepatan pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah, Seluruh Proyek pembangunan PLTSa ditargetkan rampung pada tahun 2018.

Sudirman menjelaskan, Proyek pembangunan PLTSa membutuhkan sinergi dan kerjasama antar semua pihak terkait. Pihaknya berharap dengan komitmen bersama ini, PLTSa rampung sesuai target yang telah ditetapkan.

”Semua harus kerja, mulai dari daerah sampai kementerian semua sama-sama komitmen untuk mewujudkan Perpres,” Kata Sudirman.

Terkait masalah kurangnya kapasitas sampah, Pihaknya menghimbau kepada Balai Lingkungan hidup kota/kabupaten di Solo dan sekitarnya untuk segera melakukan upaya peningkatan kapasits sampah.

PLTSa membutuhkan kapasitas sampah 1000 ton per hari, sementara sampah yang dikumpulkan dari daerah Eks-Karesidenan Surakarta saat ini hanya mencapai 700 ton per hari.

Menurut data Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo, total sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Putri Cempo hanya 300 ton per hari. Jumlah tersebut masih jauh di bawah kebutuhan minimal PLTSa yaitu 1.000 ton. Meskipun ditambah dengan sampah dari kabupaten lain se eks Karesidenan Surakarta, jumlah sampah yang terkumpul selama ini hanya 700 ton. Dirilis Humas Pemkot Surakarta

Investor

PT.Indo Green Power salah satu afiliasi dari Hangzhou Jinjiang Group Co. Ltd Tiongkok mengaku tertarik untuk menjadi investor pada proyek pembangunan PLT sampah diSurakarta.

Hal ini disampaikan PT. Indo Green Power kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui surat resmi bernomor 19/IGP/III/2016 tertanggal 15 Maret 2016.