Optimalkan Layanan Publik, Pemkab Klaten Suguhkan Pojok Baca Masyarakat

Bupati Klaten Sri Hartini didampingi Kabag Humas Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Klaten meluncurkan PojoK Baca di Bagian Humas Klaten. (Foto:Humas Pemkab Klaten)
Bupati Klaten Sri Hartini didampingi Kabag Humas Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Klaten meluncurkan PojoK Baca di Bagian Humas Klaten. (Foto:Humas Pemkab Klaten)

Klaten, SURAKARTADAILY ** Sederet upaya telah dilakukan Pemkab Klaten untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Belakangan ini Bupati Klaten Sri Hartini meresmikan ‘Pojok Baca Masyarakat’ di salah satu sudut kantor Humas Pemkab Klaten.

Acara peresmian berlangsung pada hari Senin (27/3), Selain dihadiri Bupati Klaten, sejumlah Pejabat juga terlibat dalam acara tersebut. Seperti, Kepala Bagian Humas Wahyu Martono, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten Widya Sutrisna, Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kusdiyono.

Layanan pojok baca masyarakat sengaja diletakkan tepat di sudut kantor Humas yang berdampingan dengan kantor dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini ketika antrian pengurusan dokumen kependudukan.

“Ini bagian dari peningkatan pelayanan agar masyarakat yang mencari KTP dan sebagainya bisa mengisi waktu senggangnya untuk membaca.” Kata Bupati Klaten Sri Hartini Senin, (28/3). Dirilis Humas Pemkab Klaten.

Pihaknya berharap layanan ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat Klaten. “Saya pribadi setiap usai bangun tidur selalu membaca Koran, kalau novel jarang baca,” Imbuhnya.

Pemkab menyedikan delapan koleksi surat kabar, yang rencananya setiap hari akan diperbarui oleh petugas. Selaian Surat kabar, Pemkab juga menyediakan 200 koleksi buku yang setiap bulanya akan diperbarui oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Klaten.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Wahyu Martono mengungkapkan, layanan ojok baca masyarakat ini adalah sesuai dengan anjuran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan diharapkan dikembangkan di institusi atau kantor lain yang didalamnya ada fungsi layanan public secara langsung.