Suroto: Manajemen Air, Solusi Krisis Air Saat Kemarau

SOLUSI KEKERINGAN – Pemerhati masalah daerah, Suroto, mengetengahkan pentingnya manajemen air. (Foto: Agung Bramanto)

Boyolali, SURAKARTA DAILY ** Sumberdaya air merupakan sumberdaya yang sangat esensial bagi kehidupan umat manusia. Sumberdaya air dimanfaatkan manusia untuk berbagai sektor dan kebutuhan, mulai dari kebutuhan rumah tangga, industri, transportasi, pembangkit energi, kebutuhan kesehatan dan lain sebagainya.

“Kekeringan tahun ini seharusnya bisa diantisipasi bila pemerintah mewujudkan manajemen air. Melihat nilai strategis dari sumberdaya air maka sistem manajemen sumberdaya air menjadi sangat penting artinya,” ujar pemerhati masalah daerah, Suroto, kepada Surakarta Daily, beberapa waktu lalu di Boyolali.

Menurut dia, kekeringan itu bukan baru tahun ini saja, tapi masalah yang terus berulang dari tahun ke tahun dan itu seperti juga banjir.

“Dan pemerintah menyikapinya seperti pemadam kebakaran, pas muncul masalah baru kebakaran jenggot,” katanya.

Hal ini bisa terjadi, kata dia, karena pemerintah tidak pernah bisa mewujudkan manajemen air yang baik sehingga kalau musim hujan banjir, pas musim kering, kekeringan dan kebakaran hutan.

Manajemen Air

Beberapa minggu terakhir ini jumlah daerah yang mengalami kekeringan di Indonesia makin meluas. Kemungkinan besar kekeringan akan makin parah mengingat berdasarkan ramalan cuaca dari BMKG hujan baru akan turun pada bulan Oktober.

“Manajemen sumberdaya air sangat diperlukan dalam rangka menanggulangi krisis air yang terjadi baik dalam skala global, nasional, maupun lokal. Salah satu bentuk manajemen sumberdaya air adalah pengelolaan daerah aliran sungai (DAS),” terangnya.

Pengelolaan DAS, sambungnya, sangat diperlukan dalam rangka mempertahankan keberadaan DAS agar tidak menjadi DAS kritis. Hal tersebut dilakukan melalui monitoring dan perlindungan ekosistem kawasan DAS. Melalui pengelolaan eksositem DAS secara komprehensif diharapkan permasalahan kekurangan air, kualitas air dan bencana terkait air dapat ditanggulangi.

“Jadi, pemerintah harus mewujudkan manajemen air yang baik, sehingga Indonesia bisa mengambil manfaat yang besar sebagai negara tropis,” pungkasnya.

2 thoughts on “Suroto: Manajemen Air, Solusi Krisis Air Saat Kemarau

  1. memang wilayah boyolali sebelah utara ( Karanggede ke utara sampai juwangi )
    perlu penanganan pengelolaan air yang baik.
    mengingat sumber air yang kurang dan sarpras yang belaum memadai.

Comments are closed.