Edi Sukarno: Asuransi Pertanian, Solusi Kekeringan dan Ketahanan Pangan

Edi Sukarno,Praktisi Asuransi dalam kunjungan ke Boyolali beberapawaktu lalu
ATASI KEKERINGAN – Edi Sukarno, Praktisi Asuransi dalam kunjungannya ke Boyolali beberapa waktu lalu. (Foto: Agung Bramanto)

Boyolali, SURAKARTA DAILY ** Bencana alam (kekeringan dan Banjir) yang melanda berbagai daerah di wilayah Karesidenan Surakarta berdampak pada lahan dan gagal panen hasil pertanian. Masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan asuransi pertanian.

Sayangnya, asuransi pertanian belum dilaksanakan meski UU No.19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani sudah mengamanatkan hal tersebut. Demikan ungkap praktisi asuransi Edi Sukarno kepada Surakartadaily beberapa waktu lalu.

Indonesia adalah negara agraris, dan juga negara rawan terkena bencana, perlindungan dalam bentuk asuransi sangat dibutuhkan masyarakat.”Dengan asuransi ini diharapkan, kejadian gagal panen atau puso tidak lagi merugikan petani,” kata Edi.

Edi sukarno menilai, asuransi ini penting untuk mengantisipasi kegagalan panen akibat bencana alam kekringan yang bisa saja terjadi pada tahun. “2015 ini seharusnya ada asuransi pertanian. Tapi sayang tidak jadi. Padahal, ini menjadi penting bagi petani,” lanjut Edi.

Asuransi sebagai Solusi

Pertanian merupakan salah satu usaha yang rawan terhadap dampak negatif perubahan iklim, seperti banjir dan kekeringan yang dapat menyebabkan gagal panen. Jika tidak diantisipasi dengan tepat, hal ini berpotensi melemahkan motivasi petani untuk mengembangkan usaha tani, bahkan dapat mengancam ketahanan pangan.

Dalam Undang-Undang No. 19 Tahun 2013 Pasal 37 ayat (1) UU No. 19 Tahun 2013 berbunyi “Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban melindungi usaha tani yang dilakukan oleh petani sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (2) dalam bentuk Asuransi Pertanian”.

Oleh karena itu Edi Sukarno mendesak pemerintah agar aturan mengenai asuransi pertanian ini segera diimplementasikan sesuai amanat Undang-Undang.

“Adanya bencana alam baik banjir maupun kekeringan yang sering melanda kawasan Indonesia semakin menyadarkan kita perlunya asuransi pertanian.”

Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, dan karena sektor pertanian Indonesia sangat besar tetapi para petani masih banyak mengalami masalah-masalah yang tidak bisa dijangkau pemerintah, maka asuransi bisa hadir,unuk bisa menjadi jaminan atas permasalahan tersebut.