Kuatkan Vokasi dan UMKM, UNS Kirim 220 Mahasiswa KKN ke Karanganyar

KKN UNS - Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima peserta KKN UNS Juli-Agustus 2015, , Kamis (2/7/2015), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. (Foto: Pemkab Karanganyar)
KKN UNS – Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima peserta KKN UNS Juli-Agustus 2015, , Kamis (2/7/2015), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. (Foto: Pemkab Karanganyar)

Karanganyar, SURAKARTA DAILY ** Bertekad melakukan penguatan atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pendidikan vokasi di Kabupaten Karangannyar, Universitas Sebelas Maret (UNS) mengirimkan 220 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 1,5 bulan.

“Peserta itu akan berada di lokasi selama 1,5 bulan. Sejumlah 220 orang disebar di 22 desa. Setiap desa sejumlah 10 orang. Penguatan vokasi dilakukan di Desa Pandeyan dan Ngijo, Kecamatan Tasikmadu. Jadi, total terdapat 24 desa,” ujar Ketua Unit Pengelola Kuliah Kerja Nyata (UPKKN) UNS, Rahayu, Kamis (2/7/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, seperti dirilis Pemkab Karanganyar.

Rahayu mengatakan, program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan periode ketiga serta direncanakan tiap semester akan ada pengiriman mahasiswa ke Kabupaten Karanganyar.

“Mereka bisa belajar dalam bersosial dan leadership melatih diri di masyarakat. Bisa menjadi motivator, fasilitator, dan moderator,” tuturnya.

KKN bertema UMKM, seperti penguatan jamu dan peternakan di Kabupaen Karanganyar, sambungnya, merupakan stimulan bagi program berkelanjutan di masyarakat.

Menyambut peserta KKN, Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan, hendaknya mahasiswa peserta KKN bisa membangun semangat masyarakat di desa untuk memajukan desanya.

“Dengan KKN bisa menerapkan ilmu program studi yang didapatkan di Perguruan Tinggi. Sumbangkan pikiran dan tenaga bagi kemajuan desa,” katanya.

2721 Mahasiswa

Sebelumnya, pada hari yang sama, Rektor UNS, Ravik Karsidi, melepas 2721 mahasiswa untuk KKN Tematik Integratif. Unit Pengelola KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) turut menerjunkan 134 dosen pembimbing lapangan (DPL) yang diberangkatkan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Dirilis Humas UNS, persebaran lokasi KKN UNS periode Juli-Agustus 2015 ini meliputi 20 kabupaten, 46 kecamatan, dan 247 desa di Pulau Jawa dengan jumlah 2169 mahasiswa dan 124 DPL. Sedangkan untuk di luar pulau Jawa, 300 mahasiswa dan 10 DPL akan di berangkatkan ke 12 provinsi terluar di Indonesia. Bahkan ada tim KKN sebanyak 16 orang yang berangkat ke Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

KKN UNS dilaksanakan dengan metode Tematik Integratif dengan jumlah 40 tema sesuai permintaan pemerintah daerah masing-masing. Dengan metode ini, diharapkan mampu melatih mahasiswa belajar bersama masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan dan menerpakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang telah dipelajari sehingga mampu bermanfaat di masyarakat.

Selain itu, dengan tema juga diharapkan mampu membantu pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Sebagai pendukung, Unit Pelaksana KKN UNS berkolaborasi dengan beberapa institusi yaitu, pemda lokasi tujuan, LSM, dan Universitas Khairun Ternate.

Untuk pembiayaan, UNS telah memprogramkan KKN dalam program pengabdian kepada masyarakat sebesar Rp1 juta per mahasiswa ditambah bantuan dari pemda lokasi KKN. Untuk pembiayaan non-program seperti KKN luar Jawa, pembiayaan dipenuhi dari sponsor yang digalang sendiri oleh mahasiswa dan bantuan dari pemda.