Sragen Kabupaten Terbaik Kedua Nasional Bidang Pertanian Musim Tanam Oktober-Maret 2015

PANEN RAYA - Kunjungan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat Panen Raya Sragen, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkab Sragen)
PANEN RAYA – Kunjungan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat Panen Raya Sragen, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkab Sragen)

Jakarta, SURAKARTA DAILY ** Kabupaten Sragen kembali meraih prestasi di bidang pertanian tingkat nasional, yakni sebagai Kabupaten Terbaik Kedua Tingkat Nasional dalam Bidang Pertanian Untuk Musim Tanam (MT) periode Oktober-Maret 2015.

Penghargaan bergengsi yang diprakarsai Kementerian Pertanian dan TNI AD ini diterima Kepala Dinas Pertanian Eka Rini Mumpuni Titi Lestari dan Dandim 0725 Sragen Letkol (Inf) Edi Saputra di Balai Kartini, Jakarta (Rabu, 13/5/2015).

Dirilis Pemkab Sragen, penghargaan berupa pin emas dan piagam diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dijelaskan Dandim, Sragen menempati peringkat terbaik kedua dari 10 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang dinilai berhasil menjalankan program khusus terhadap swasembada pangan 2015. Penghargaan diserahkan dalam acara Evaluasi Swasembada Pangan Tingkat Nasional 2015.

“Harapan kami dengan penghargaan ini bisa meningkatkan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik antara Kodim, Dinas Pertanian, Bappeluh dan Bupati yang mendorong pencapaian swasembada pangan,” jelas Dandim.

Senada dengan Dandim, Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman mengharapkan pencapaian prestasi tersebut mampu memotivasi semua pihak terkait, termasuk petani di Bumi Sukowati untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas sektor pertanian.

Bupati berterima kasih kepada jajaran Kodim dan Polri yang sudah proaktif membantu di bidang pertanian, terutama dalam pengawasan distribusi pupuk.

Menindaklanjuti program dari pemerintah pusat bahwa TNI dilibatkan untuk menyukseskan program swasembada pangan dalam tiga tahun mendatang, yaitu dengan menurunkan para Babinsa untuk mendampingi dan memantau penyaluran pupuk bersubsidi agar sampai pada tujuan.

Pelaksanaan Progam TMMD

Sementara itu, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Mulyono, mengungkapkan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah.

Selain itu, Pangkostrad juga mengharapkan melalui kegiatan ini nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Karenanya, TMMD dicanangkan tidak hanya dapat terus mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah, tetapi juga pada gilirannya akan dapat memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.